Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Delapan Kamar Santri Ludes Terbakar di Ponpes Lebak, Banten

banten
Foto: Ilustrasi kebakaran pondok pesantren Khozanaturahmah Al Idrus

BANTEN – Sebuah tragedi kebakaran terjadi di Pondok Pesantren (Ponpes) Khozanaturahmah Al Idrus, yang terletak di Desa Cilangkap, Kecamatan Kalanganyar, Lebak, Banten pada Kamis (27/7/2023).

Menurut laporan yang diterima, sebanyak delapan kamar santri dilaporkan ludes hangus dalam insiden tersebut.

Salah seorang petugas Pemadam Kebakaran Lebak, Ade Apriyadi, menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, saat para santri tengah mengaji di musala.

“Iya (Ponpes Khozanaturahmah Al Idrus kebakaran) kejadiannya tadi sekitar pukul 18.30 WIB,” ungkapnya.

Beruntungnya, saat kebakaran terjadi, para santri berada di musala yang berjarak cukup jauh dari titik api. Hal ini memungkinkan para santri untuk segera meninggalkan area berbahaya, sehingga tidak ada korban jiwa akibat insiden tersebut.

BACA JUGA:  Gudang Arang di Babelan Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

“Para santri lagi pada mengaji tadi di musala, kebakaran tepatnya ada di kamar. Iya masih berjarak dari musala dan tidak ada korban jiwa,” ujar Apriyadi.

Petugas pemadam kebakaran segera merespons dengan menurunkan dua unit mobil pemadam untuk memadamkan kobaran api. Mereka juga melakukan tindakan pendinginan di sekitar lokasi kejadian untuk mencegah api kembali membakar material yang tersisa.

Meskipun upaya pemadaman dilakukan dengan cepat dan berhasil menghentikan laju api, kerugian materiil akibat kebakaran ini tidak dapat diabaikan. Diperkirakan kerugian yang ditimbulkan mencapai angka sekitar Rp 100 juta.

BACA JUGA:  Kejati Banten Incar Mafia Tanah di BPN Lebak

“Api berhasil dipadamkan, pendinginan pun sudah dilakukan. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan sekitar Rp 100 juta,” ungkap Apriyandi.

Pihak berwenang dan pengelola Pondok Pesantren Khozanaturahmah Al Idrus akan melakukan investigasi lebih lanjut untuk mengidentifikasi penyebab pasti korsleting listrik yang memicu peristiwa ini. Langkah pencegahan dan peningkatan keselamatan mungkin perlu diterapkan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *