BIREUEN – Dua dosen dari Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia (UNISAI) kembali menunjukkan kontribusinya dalam penguatan budaya akademik dan publikasi ilmiah di tingkat nasional. Dr. Tgk. Karimuddin Abdullah Lawang, M.A., CIQnR bersama Dr. Tgk. Amiruddin, M.A. dipercaya menjadi narasumber dalam kegiatan Pelatihan dan Rekrutmen Editor in Chief Jurnal yang diselenggarakan oleh Asosiasi Dosen Kolaborasi Lintas Perguruan Tinggi (DKLPT).(9/3/26)
Kegiatan ini diprakarsai oleh Ketua DKLPT, Nanda Saputra, M.Pd., dan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada tanggal 7–8 Maret 2026. Pelatihan tersebut diikuti oleh dosen, pengelola jurnal, serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang memiliki minat dan komitmen dalam pengelolaan jurnal ilmiah yang berkualitas.
Dalam sesi pemaparannya, Dr. Tgk. Karimuddin Abdullah Lawang menekankan pentingnya profesionalitas dan integritas akademik dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Ia menjelaskan bahwa posisi Editor in Chief memiliki peran strategis dalam menjaga mutu artikel, integritas proses peer review, serta memastikan jurnal memenuhi standar indeksasi nasional maupun internasional. Menurutnya, pengelola jurnal harus mampu memahami tata kelola publikasi ilmiah yang transparan, akuntabel, serta mengikuti perkembangan ekosistem publikasi global.
Sementara itu, Dr. Tgk. Amiruddin dalam materinya menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan jurnal akademik. Ia menyampaikan bahwa penguatan kompetensi editor, reviewer, dan tim pengelola jurnal merupakan kunci untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di perguruan tinggi. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antar perguruan tinggi dalam membangun ekosistem jurnal yang produktif dan berdaya saing.
Ketua DKLPT, Nanda Saputra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kesediaan para narasumber yang telah berbagi pengalaman dan keilmuan kepada para peserta. Ia berharap kegiatan pelatihan ini dapat melahirkan lebih banyak pengelola jurnal yang profesional, sehingga mampu meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di Indonesia sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi akademik lintas perguruan tinggi.
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut juga diisi dengan sesi diskusi interaktif, simulasi pengelolaan jurnal, serta proses seleksi dan rekrutmen calon Editor in Chief bagi sejumlah jurnal yang berada di bawah jaringan kolaborasi DKLPT. Para peserta terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan karena materi yang disampaikan dinilai sangat relevan dengan kebutuhan pengembangan jurnal ilmiah di perguruan tinggi.
Partisipasi dua akademisi dari UNISAI dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen institusi dalam mendukung penguatan kualitas riset dan publikasi ilmiah. Melalui keterlibatan aktif dalam berbagai forum akademik nasional, diharapkan kontribusi dosen UNISAI dapat terus memberikan dampak positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan serta peningkatan kualitas tata kelola jurnal ilmiah di Indonesia.








