JAKARTA – Gempa bumi guncang wilayah Teluk Tomini, Banggai, Sulawesi Tengah dengan kekuatan magnitudo 5,3, hal ini diumumkan oleh Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami (BMKG), Daryono di Jakarta, Jum’at (30/6/2023).
Daryono menjelaskan, bahwa episenter gempa bumi terletak di laut dengan koordinat 0,59 lintang selatan dan 122,44 bujur timur. Lokasinya tepatnya berada sekitar 11 km ke arah utara Bunta, Banggai, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman mencapai 23 km.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif,” katanya, seperti dikutip dari Antaranews.com.
Daryono juga mengatakan, bahwa gempa bumi ini dirasakan di daerah Luwuk dengan skala intensitas III MMI (modified mercally intensity), yang berarti getarannya dirasakan nyata dalam rumah dan terasa seperti truk berlalu.
Selain itu, gempa juga dirasakan di daerah Bungku dengan skala intensitas II MMI, dimana getarannya dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Ia mengungkapkan, bahwa gempa tersebut terjadi sekitar pukul 17.37 WIB, memiliki mekanisme pergerakan geser (strike-slip) dan tidak berpotensi tsunami.
Daryono menyampaikan hingga pukul 17.57 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Ia juga mengimbau kepada seluruh warga agar berhati-hati dan menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa yang mudah hancur.
“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” tuturnya.
Selain itu, ia juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan jangan mendengar isu tentang adanya tsunami atau gempa susulan, ia meminta agar warga selalu selalu updated tentang informasi yang diberikan BMKG.















