Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Penjelasan Supervisor Mengenai Viral Di Medsos Minyak Bercampur Air di SPBU Pasee Meutuah Raya

spbu
SPBU Pasee Meutuah Raya Di Jalan Elak Desa Alue Lim Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe. (Foto: hariandaerah/Nurmansyah)

LHOKSEUMAWE – Pihak SPBU Pasee Meutuah Raya di jalan Elak Kota lhokseumawe memberikan penjelasan mengenai Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite tercampur dengan air di SPBU, kabar tersebut viral di medsos pada Senin (09/10/23)

Berdasarkan data yang dihimpun oleh wartawan hariandaerah.com pada kamis pukul 09.25 wib, (12/10/23) berjumpa dengan Supervisor SPBU Pasee Meutuah Raya di Jalan Elak Alue Lim Kecamatan Blang Mangat kota lhokseumawe, BBM Pertalite yang bercampur dengan air tersebut diketahui oleh petugas saat mengisi ke sepeda motor dan mobil pada Senin pagi.

Supervisor SPBU Pasee Meutuah Raya, Zulfi Hendri mengatakan, pada pagi hari Senin (9/10/2023) SPBU Pasee Meutuah Raya masuk DO minyak pertalite 8 ton dari pertamina sekitar pukul 10.30 wib dan prosedur pembongkaran dilakukan sesuai SOP.

Setelah pembongkaran BBM maka operator melakukan penjualan kepada konsumen seperti biasanya tanpa disadari bahwa telah masuk
air ke dalam tangki Pada hari minggu malam telah terjadi hujan deras di kawasan wilayah kota lhokseumawe dan telah terjadi kontaminasi dengan minyak yang baru dibongkar pada pagi senin.

BACA JUGA:  IAIN Lhokseumawe Kukuhkan 168 Guru PAI dalam Yudisium PPG Batch I Tahun 2024

”Pada hari itu kami sempat mengisi pertalite untuk konsumen yaitu 2 mobil, 5 sepeda motor dan 1 becak yang merupakan konsumen terdepan di antrian pompa 1 dan 3, maka setelah pengisian kami baru sadar bahwa adanya air bercampur dengan minyak yang menyebabkan kendaran tersebut mogok. Kemudian langsung kami menghentikan penjualan dan mengecek tangki minyak, rupanya benar telah masuk air hujan ke dalam tangki minyak,” jelas hendri

Lanjutnya, Kami telah menyelesaikan perkara dengan pihak konsumen dengan cara mengembalikan sejumlah uang pengisian minyak dan membayar seluruh biaya perbaikan kendaraan mereka serta telah menyampaikan permohonan maaf kepada para konsumen sehingga semua terselesaikan dengan baik.

Kemudian, Pada hari itu juga langsung didatangi pihak pertamina untuk dilakukan pengecekan terhadap kejadian ini, dan segera melakukan penyedotan air yang berada dibawah minyak, prinsipnya air tidak pernah menyatu dan tercampur dengan minyak, posisi minyak berada diatas posisi air.

”Kami telah melakukan penyedotan air, pengecekan kadar air, filterisasi, tes density kadar air dalam minyak dan sebagainya. sehingga saat ini minyak sudah murni kembali sebagaimana mestinya dan siap untuk di lakukan penjualan kembali. Semua ini kami lakukan sesuai dengan arahan pertamina,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Jelang Zuhur, Rumah Warga Ludes Dilalap Sijago Merah

Hendri menambahkan, pihak SPBU perlu melakukan klarifikasi ini untuk menyampaikan apa yang sebenarnya terjadi dan ini benar-benar merupakan force majeure dan bukan hal yang disengaja.

Serta membantah tudingan atau persepsi masyarakat yang beranggapan bahwa pihak SPBU telah mencampuri air dengan minyak secara sengaja, sebagaimana berita yang sudah di viral kan di medsos oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Maka kami pastikan ini tidak benar dan tidak mungkin pihak SPBU mencampuri air dengan minyak secara sengaja, karena hal tersebut tidak mendatangkan manfaat apa pun bagi SPBU yang ada hanya kemudharatan,” Tegas Hendri.

“Berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh tim Pertamina di lapangan, memang ditemukan indikasi air di tangki yang diduga akibat intensitas hujan yang cukup tinggi pada malam senin,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *