Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Gotong Royong Warga Gampong Pulau Kayu Sambut Bulan Suci Ramadan

"Gotong royong ini menjadi tradisi yang terus kami laksanakan. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar warga," ujar Mukhlis Satria.

IMG 20250221 144716
Masyarakat Gampong Pulau Kayu bergotong royong membersihkan lokasi pemakaman umum Gampong setempat

Aceh Barat Daya – Warga Gampong Pulau Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), melaksanakan kegiatan gotong royong dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Jum’at (21/2/2024).

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari gotong royong rutin yang diadakan setiap hari Jumat satu bulan sekali.

Dengan membawa berbagai peralatan seperti parang, cangkul, sapu, hingga mesin pemotong rumput, warga bahu-membahu membersihkan lingkungan.

Mereka bekerja sama memangkas rumput liar, membersihkan selokan, serta mengumpulkan sampah yang berserakan.

Keuchik Gampong Pulau Kayu, Mukhlis Satria, menyebutkan bahwa kegiatan gotong royong ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan menjelang Ramadan, tetapi juga untuk mempererat hubungan dan kekompakan antar warga.

“Gotong royong ini menjadi tradisi yang terus kami laksanakan. Selain menjaga kebersihan, kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan kekeluargaan antar warga,” ujar Mukhlis Satria.

Menurut Keuchik Mukhlis, gotong royong merupakan salah satu nilai budaya yang terus dipertahankan oleh masyarakat Gampong Pulau Kayu.

“Setiap dalam satu bulan sekali pada hari Jumat, warga secara sukarela berkumpul untuk membersihkan fasilitas umum, seperti masjid, jalan desa, dan tempat-tempat lain yang sering digunakan oleh masyarakat,” kata Mukhlis.

Namun, menjelang bulan Ramadan, semangat gotong royong semakin meningkat. Warga bergotong royong lebih intensif dengan membersihkan lingkungan sekitar masjid, tempat pemakaman umum, serta fasilitas umum lainnya.

“Ramadan adalah bulan yang penuh berkah, dan kami ingin menyambutnya dengan lingkungan yang bersih dan nyaman. Ini juga bagian dari ibadah,” kata seorang warga yang ikut serta dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA:  Kecamatan Solear Menggelar Munggahan, Plt Camat Eka Fahtusiddki: Tingkatkan Pelayanan Bentuk Ibadah di Ramadhan

Kegiatan gotong royong kali ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tokoh adat, perangkat desa, hingga pemuda. Semua bahu-membahu membersihkan lingkungan dengan penuh semangat.

Salah satu fokus utama dalam gotong royong kali ini adalah membersihkan masjid dan lokasi pemakaman umum.

Mukhlis Satria menegaskan bahwa gotong royong bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga memiliki makna sosial yang sangat penting.

Kegiatan ini mempererat hubungan antar warga, meningkatkan kerja sama, serta membangun rasa memiliki terhadap lingkungan sekitar.

“Dengan bergotong royong, kami tidak hanya menjaga kebersihan, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan. Ini yang membuat desa kami tetap kompak dan harmonis,” ujarnya.

Kekompakan ini juga terlihat dalam cara warga saling membantu tanpa membedakan usia atau status sosial. Semua bekerja bersama dengan penuh semangat dan kegembiraan.

Dengan gotong royong ini, warga Gampong Pulau Kayu berharap dapat menyambut Ramadan dalam keadaan yang lebih baik, baik dari segi kebersihan lingkungan maupun kebersamaan sosial.

Mukhlis Satria berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lain.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan dan kebersamaan, tidak hanya saat menyambut Ramadan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga dengan lingkungan yang bersih dan hati yang ikhlas, Ramadan tahun ini membawa keberkahan bagi kita semua,” tutupnya.

BACA JUGA:  Pengamat: Di Era Kepemimpinan Paramitha, Otonomi Daerah Harus Lebih Transparan dan Akuntabel

Salah satu warga, Bustami menyatakan bahwa gotong royong seperti ini sangat bermanfaat dan perlu dilaksanakan terus secara berkala.

“Kegiatan ini tidak hanya membuat lingkungan lebih bersih, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antar warga. Kami berharap pemerintahan gampong terus memfasilitasi kegiatan seperti ini,” katanya.

Warga lain, Amran jug mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dan berharap kegiatan ini terus berlanjut.

“Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Dengan semangat gotong royong, kita bisa menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman,” ujarnya.

Ia menambahkan, bahwa kegiatan ini bukan sekadar membersihkan lingkungan, tetapi juga mempererat kebersamaan antar warga.

“Kami senang bisa berkontribusi langsung untuk kebersihan gampong. Semoga kegiatan ini rutin dilakukan,” katanya.

Dengan adanya apresiasi dari masyarakat, pemerintahan gampong berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan gotong royong secara berkala.

Diharapkan kesadaran warga terhadap kebersihan lingkungan semakin meningkat, sehingga gampong tetap asri, nyaman, dan sehat untuk ditinggali.

Gotong royong di Gampong Pulau Kayu menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan masih terjaga dengan baik.

Hal ini menunjukkan bahwa dengan kerja sama dan niat yang tulus, sebuah desa bisa menjadi lebih nyaman, bersih, dan harmonis.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *