Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

IAIN Lhokseumawe Kukuhkan 168 Guru PAI dalam Yudisium PPG Batch I Tahun 2024

WhatsApp Image 2024 12 17 at 15.41.17 11zon
Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Batch I Tahun 2024 di IAIN Lhokseumawe. (Foto: hariandaerah.com/Nurmansyah).

LHOKSEUMAWE – Sebanyak 168 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dari Kabupaten Langkat, Aceh Selatan, dan Bireuen mengikuti Yudisium dan Pengukuhan Guru Profesional Program Studi Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan, Batch I Tahun 2024. Acara ini berlangsung di Aula Biro Rektor lantai 3 IAIN Lhokseumawe, dengan suasana yang khidmat dan penuh semangat, Selasa (17/12/2024).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Khairil Azhar, Kepala Bidang PAI Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, serta Kepala Kantor Kemenag dari Kabupaten Langkat, Aceh Selatan, Bireuen, Aceh Utara, dan Kota Lhokseumawe.

Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIN Lhokseumawe, Dr. Jumat Barus, SS., M.S., memberikan apresiasi kepada para guru yang berhasil menyelesaikan program PPG.

BACA JUGA:  Tanggap Inflasi Aceh, Pemkab Nagan Raya Buka Pasar Murah

“Program ini bertujuan untuk mencetak guru-guru profesional yang tidak hanya memahami teori pendidikan, tetapi juga mampu menjawab tantangan era modern, khususnya dalam bidang Pendidikan Agama Islam,” ujarnya.

Dalam sambutannya, ia juga menegaskan pentingnya peran guru PAI sebagai pembimbing moral dan akhlak generasi muda. “Guru PAI bukan hanya sekadar pendidik di kelas, tetapi juga tokoh yang membangun karakter anak bangsa,” tambahnya.

Rektor IAIN Lhokseumawe, Prof. Dr. Danial, M.Ag., melalui Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Iskandar, M.Si., menyampaikan bahwa Program PPG dalam Jabatan ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

BACA JUGA:  Ketua Fraksi PKS DPRA Menolak Revisi Qanun LKS, Dukung Bank Syariah di Aceh

“Melalui program ini, kita menciptakan guru-guru yang kompeten, bersertifikasi, dan mampu menjadi agen perubahan di daerah masing-masing,” ujar Iskandar.

Acara ini ditutup dengan prosesi pengukuhan yang berlangsung secara khidmat. Para peserta mengucapkan janji profesional sebagai simbol kesiapan mereka untuk mengemban tugas di bidang pendidikan. Acara kemudian diakhiri dengan doa bersama, sebagai ungkapan rasa syukur atas keberhasilan yang telah diraih.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *