Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Kepala Dinas Pendidikan Subulussalam Lakukan Sidak ke SDN Geruguh, Ada Apa?

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam, H Sairun saat meninjau sekolah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Subulussalam, H Sairun saat meninjau keadaan murid di SD Negeri Geruguh, Senin (17/10/2022). (Foto: Harian Daerah/Junaidi Capah)

Subulussalam – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Subulussalam, H. Sairun, S.Ag., melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Sekolah Dasar (SD) Geruguh, Senin (17/10/2022) pagi. Sidak ini dilakukan menyusul laporan salah seorang  guru tidak hadir di sekolah.

Saat sidak dilakukan, Sairun turut menghadirkan atau memanggil Komite sekolah dan Pj Kepala Kampong setempat untuk meminta keterangan terkait guru- guru jarang SDN Geruguh yang jarang aktif mengajar.

Berdasarkan hasil sidak, H Sairun mengambil keputusan menunjuk Kasi Tendik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Subulussalam,  Jamil Bako menggantikan kepala sekolah yang lama untuk mengantisipasi agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik.

BACA JUGA:  Pilkada Run, Pj Bupati Asra : Sukseskan Pilkada, 27 November Datang ke TPS

Selain sidak untuk menertibkan kehadiran guru-guru, Kepala Disdikbud Kota Subulussalam itu juga turut meninjau kondisi mobiler SDN Geruguh, dan terkait kekurangan bangku, pihaknya sudah menginstruksikan bidang sarana prasarana (Sarpras) Disdikbud segera mencari solusi dengan mendistribusikan mobiler yang lebih dari sekolah lain.

“Saya beri waktu Bidang Sarpras seminggu untuk memenuhi kebutuhan itu. Pemutasian Kepala Sekolah sebenarnya kita agendakan awal tahun untuk menjaga ketertiban administrasi per tahun yang selama ini sering kita hadapi dalam laporan BPK,” jelasnya.

BACA JUGA:  Sambangi Polresta Banda Aceh, GMPB Minta Segera Panggil Amiruddin

Namun, sambung Sairun, kalau dalam perjalanan ada yang dianggap urgen, maka mutasi  terpaksa dilakukan sesegera mungkin, seperti kondisi yang terjadi di SD Geruguh.

“Tidak menutup kemungkinan untuk sekolah yang lain bisa dilakukan jika dianggap urgen,” tegas H Sairun.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *