Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Wisata  

Lima Anjungan Kabupaten/Kota Yang Jadi Tempat Favorit Untuk Berswafoto di Ajang PKA ke-8

pka ke-8
Anjungan kota Banda Aceh. (Foto: hariandaerah/Irwansyah)

BANDA ACEH – Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-8 yang diselenggarakan di taman Sultanah Safiatuddin di Banda Aceh sejak 4-12 November 2023 menjadi ajang berswafoto para pengunjung PKA.

Adapun sejumlah anjungan di PKA ke-8 yang menjadi favorit ribuan pengunjung untuk berswafoto diantaranya:

pka ke-8
Tempat favorit banyak pengunjung untuk berswafoto di anjungan Simeulue. (Foto: hariandaerah/Irwansyah)

Anjungan Simeulue

Anjungan Kabupaten Simeulue menjadi pilihan utama para pengunjung yang ingin berpose, karena kehadiran latar belakang Lobster yang memukau hati wisatawan. Pesona lobster ini tidak hanya menambah keunikan tempat, tetapi juga menciptakan momen berpose yang mengesankan dengan sentuhan keindahan alam bawah laut, menjadikan anjungan ini sebagai destinasi fotografi yang tak terlupakan di Pekan Kebudayaan Aceh ke-8.

Seorang pengunjung, Forisman Halawa menyatakan bahwa anjungan ini benar-benar memberikan kesan mendalam, menambah kekayaan visual dalam setiap potret yang diabadikan. Dengan demikian, Anjungan Kabupaten Simeulue tak hanya menjadi tujuan fotografi yang tak terlupakan di Pekan Kebudayaan Aceh ke-8, tetapi juga menciptakan kenangan yang dikenang oleh setiap pengunjung.

“Pesona lobster yang menjadi tempat fotonya sangat unik dan hanya di anjungan Simeulue yang ada, ini yang buat saya sangat tertarik berfoto disini juga karna banyak teman yang sering post fotonya di Sosmed dengan latar belakang Lobster,” ungkap Foris, Sabtu (11/11/2023).

Selain Lobster yang menjadi daya tarik utama di Anjungan Simeulue, keberadaan latar belakang buah cengkeh yang kering, mencerminkan bahwa Simeulue merupakan penghasil cengkeh terbanyak di Aceh. Pesona buah cengkeh yang melimpah di anjungan ini bukan hanya memperkaya visual, tetapi juga menjadi gambaran autentik dari kekayaan alam Simeulue yang menonjolkan peranannya sebagai pusat produksi cengkeh utama di wilayah Aceh.

pka ke-8
(kiri), tempat yang sering dikunjungi untuk berfoto bersama keluarga baik sahabat dengan latar belakang laut di anjungan Sabang. (kanan), anjungan Aceh Selatan yang sering dikunjungi bule untuk berfoto di atas pelaminan. (Foto: hariandaerah/Irwansyah)

Anjungan Kota Sabang

Anjungan kota Sabang memperlihatkan kecantikan bawah laut dengan latar belakang ikan yang memukau. Suasana ini tidak hanya memberikan pengalaman visual yang mengesankan, tetapi juga menunjukkan Sabang sebagai destinasi yang kaya akan kehidupan laut.

BACA JUGA:  Kain Songket Aceh Tampil Istimewa Dalam Rangka Peringatan HUT ke-43 Dekranasda

Pengunjung dapat menikmati momen berpose sambil merasakan ketenangan dan keelokan alam bawah laut yang memberikan pengalaman tak terlupakan di setiap bagian Anjungan Sabang.

Selain itu, diketahui bahwa Sabang merupakan kota yang sering dikunjungi wisatawan dari luar negeri, menjadikan Anjungan Sabang sebagai destinasi yang paling diminati, karena menggabungkan keindahan bawah laut dan pesona internasional yang mendalam bagi setiap pengunjung.

Ditambah lagi Anjungan Sabang juga menampilkan replika kapal SS Satria, yang pada masa lalu menjadi sarana transportasi utama Belanda untuk mengangkut rempah-rempah dari Sabang ke Belanda. Keberadaan replika ini memberikan dimensi sejarah yang menarik, memungkinkan pengunjung untuk merasakan atmosfer zaman kolonial yang kaya akan cerita dan perjalanan berharga yang dilakukan oleh kapal tersebut.

Sehingga, Anjungan Sabang tidak hanya menyuguhkan kecantikan bawah laut, tetapi juga memperkaya pengalaman pengunjung dengan memahami peran bersejarah kapal SS Satria dalam perdagangan rempah-rempah antara Sabang dan Belanda.

Anjungan Aceh Selatan

Anjungan Aceh Selatan menjadi destinasi yang ramai dikunjungi oleh wisatawan, baik yang berasal dari dalam negeri maupun luar negeri. Daya tariknya tidak hanya mencakup pesona lokal Aceh Selatan, tetapi juga menawarkan pengalaman yang kaya budaya dan keindahan alam yang dapat dinikmati oleh setiap pengunjung.

Tempat yang sering dikunjungi untuk berswafoto adalah area latar belakang pelaminan yang indah, menciptakan kesan romantis dan memori tak terlupakan bagi para pengunjung yang mengabadikan momen mereka di Anjungan Aceh Selatan.

pka ke-8
(Kiri), anjungan Banda Aceh dengan latar belakang hiasan yang berbentuk bunga. (Kanan), anjungan Aceh Besar, pelaminannya sekilas seperti anjungan Aceh Selatan, akan tetapi bentuknya berbeda sesuai budaya dan adat masing-masing. (Foto: hariandaerah/Irwansyah)

Anjungan Banda Aceh

Anjungan Banda Aceh juga menjadi salah satu tempat favorit yang sering dikunjungi banyak warga untuk berswafoto dengan adanya latar belakang pernak-pernik yang menyerupai bunga hingga membuat banyak orang tertarik untuk mengabadikan momen bersama keluarga atau teman-teman. Keberagaman warna dan detail dekoratif di Anjungan Banda Aceh memberikan sentuhan visual yang menarik, menciptakan suasana ceria dan penuh kehangatan.

BACA JUGA:  Pertandingan Seru Berakhir Imbang 3-3 Pemkab Aceh Besar FC VS Pemko Sabang FC

Dengan berbagai daya tarik yang dimiliki Anjungan Banda Aceh, tak heran jika tempat ini menjadi salah satu destinasi pilihan bagi ribuan pengunjung yang ingin menjelajahi keindahan, sekaligus menciptakan kenangan tak terlupakan selama Pekan Kebudayaan Aceh ke-8 berlangsung.

Anjungan Aceh Besar

Anjungan Aceh Besar menjadi salah satu lokasi yang sangat diminati untuk berswafoto, terutama di area yang menampilkan latar belakang pelaminan yang indah. Pengunjung sering berkumpul di sini, menciptakan momen indah saat mereka mengabadikan kecantikan tempat ini dengan berpose di depan pelaminan yang memikat hati.

Terlebih lagi, keindahan detail pelaminan memberikan sentuhan romantis dan kesan yang mendalam pada setiap foto yang diambil. Para pengunjung tidak hanya sekadar berfoto di Anjungan Aceh Besar; mereka juga merasakan nuansa romantis dan keanggunan tempat ini, menciptakan kenangan yang tak terlupakan selama Pekan Kebudayaan Aceh ke-8.

Para pengunjung PKA ke-8 dapat menikmati tidak hanya pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga mengeksplorasi keindahan alam dan kearifan lokal melalui kelima anjungan kabupaten ini. Tempat-tempat berpose yang unik ini tidak hanya menciptakan kenangan indah, tetapi juga menjadi sarana untuk mempromosikan kekayaan dan keberagaman budaya Aceh kepada dunia.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *