ACEH UTARA — Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Tematik Kebencanaan Kelompok 12 dari Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe melaksanakan program pembagian masker kepada masyarakat Desa Pante Gaki Bale, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara.(10/3/26)
Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, mulai Rabu hingga Sabtu (25–28 Februari 2026), menyasar sekitar 300 kepala keluarga (KK) di desa tersebut. Pembagian masker dilakukan langsung oleh mahasiswa KPM dengan menyusuri rumah warga hingga ke lorong-lorong desa.
Ketua Kelompok 12, Said Iqramul Fahrabi, mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi lingkungan desa yang masih dipenuhi debu pascabanjir yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Meski bencana telah berlalu sekitar tiga bulan, sisa lumpur yang mengering masih menimbulkan debu yang berpotensi mengganggu kesehatan pernapasan warga.
Untuk mempercepat distribusi, mahasiswa KPM membagi diri menjadi tiga tim yang bertugas menjangkau seluruh wilayah desa secara bergiliran. Program ini ditujukan kepada seluruh warga yang diwakili oleh kepala keluarga dalam setiap kartu keluarga.
“Pembagian masker ini disambut baik oleh masyarakat. Namun pada awal kegiatan, ada beberapa warga yang sempat menolak karena mengira masker tersebut berbayar dan khawatir akan didokumentasikan. Setelah dijelaskan bahwa masker dibagikan secara gratis dan dokumentasi bersifat sukarela, warga akhirnya menerima dengan antusias,” ujar Said.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KPM berharap masyarakat dapat lebih terlindungi dari paparan debu serta semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan pernapasan di lingkungan pascabencana.
Program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian mahasiswa KPM Tematik Kebencanaan dalam membantu proses pemulihan kesehatan masyarakat di Desa Pante Gaki Bale setelah bencana banjir.








