KARO – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kabanjahe menggelar razia insidentil di sejumlah kamar hunian pada Minggu (9/3/2025). Razia ini dilakukan sebagai langkah preventif sekaligus merespons isu yang beredar di media sosial terkait dugaan adanya aktivitas yang tidak sesuai aturan di dalam rutan.
Kepala Rutan Kabanjahe, Chandra Syahputra, S.H., M.H., menegaskan bahwa razia tersebut merupakan bagian dari upaya rutin untuk memastikan lingkungan rutan tetap kondusif dan bebas dari barang terlarang.
“Kami ingin memastikan bahwa Rutan Kabanjahe selalu mematuhi aturan dan prosedur yang berlaku. Razia ini bukan hanya untuk menepis isu negatif, tetapi juga sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga integritas lembaga,” ujarnya.
Dalam razia yang melibatkan seluruh petugas rutan tersebut, pemeriksaan menyeluruh dilakukan di setiap kamar hunian. Petugas memeriksa barang-barang milik warga binaan, termasuk tempat tidur, loker, serta area tersembunyi lainnya. Hasilnya, petugas menemukan beberapa barang yang tidak sesuai aturan, seperti korek api dan alat makan berbahan logam yang tidak memiliki izin.
“Barang-barang yang ditemukan langsung kami amankan dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Kami juga memberikan teguran kepada warga binaan terkait kepemilikan barang-barang tersebut,” kata Kepala Rutan.
Menanggapi isu yang beredar di media sosial, Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR) Kabanjahe, Boni H. Manullang, S.Tr. Pas, menegaskan bahwa informasi yang disebarkan oleh akun palsu di Facebook tersebut tidak benar dan cenderung tendensius. Meski demikian, pihak Rutan tetap menanggapi dengan meningkatkan pengawasan serta pembinaan terhadap warga binaan.
“Kami terus berupaya menciptakan suasana rutan yang aman, nyaman, dan mendukung proses pembinaan. Razia seperti ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan keamanan dan ketertiban di dalam rutan,” tambahnya.
Selain itu, pihak Rutan Kabanjahe juga terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat maupun media.
“Kami menghargai setiap kritik dan saran yang diberikan, meskipun tidak semua informasi yang beredar mencerminkan kebenaran. Dengan segala keterbatasan yang ada, kami tetap berupaya optimal dalam menjalankan tugas serta berkomitmen untuk menjadikan Rutan Kabanjahe lebih baik lagi. Razia insidentil ini adalah bagian dari upaya tersebut dan akan terus dilakukan secara rutin dan berkala,” tutup Ka. KPR.
Dengan adanya razia ini, pihak Rutan Kabanjahe berharap masyarakat semakin memahami komitmen mereka dalam menjaga keamanan serta mendukung proses rehabilitasi warga binaan. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Rutan Kabanjahe terus berusaha meningkatkan transparansi dan profesionalisme dalam pengelolaan lembaga pemasyarakatan.








