Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pejabat Gubernur Aceh Ajak Masyarakat Awasi dan Dukung Pembangunan Venue PON XXI

pon
Pj Gubernur Aceh Achmad Marzuki, menyaksikan penandatanganan kontrak paket pekerjaan renovasi dan pembangunan kembali venue PON XXI dan paket pekerjaan manajemen konstruksi pembangunan dan renovasi venue PON XXI, di Restauran Meuligoe Gubernur Aceh, Jum’at (15/12/2023) (Foto: Humas Pemprov)

BANDA ACEH – Penjabat Gubernur Aceh, Achmad Marzuki mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan di Aceh untuk turut mengawasi dan mendukung proses pembangunan venue PON XXI yang akan segera dilaksanakan di Bumi Serambi Mekah.

Setelah menyaksikan penandatanganan kontrak paket pekerjaan renovasi dan pembangunan kembali venue PON XXI serta paket pekerjaan manajemen konstruksi pembangunan dan renovasi venue PON XXI di Restauran Meuligoe Gubernur Aceh pada Jumat (15/12/2023), Achmad Marzuki menyampaikan harapannya agar pelaksanaan PON XXI tidak mengalami penundaan.

Ia mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan untuk ikut mengawasi dan memastikan proses pembangunan venue berjalan sesuai jadwal sehingga dapat digunakan dengan maksimal saat PON berlangsung.

“Dirjen Kementerian PUPR berharap agar pelaksanaan PON XXI tidak akan dimundurkan. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh masyarakat Aceh dan para pemangku kebijakan untuk membantu mengawasi dan mengawal prosea pembangunan venje agar selesai tepat waktu dan bisa digunakan secara maksimal pada PON mendatang,” ujar PJ Gubernur Aceh.

BACA JUGA:  Tolak Achmad Marzuki Pimpin Aceh, Mahasiswa Gelar Demo Di DPRA

Selain untuk menyukseskan gelaran PON XXI, Achmad Marzuki menekankan bahwa keberadaan sejumlah venue baru di Aceh juga akan menjadi sarana untuk mendidik dan membina atlet masa depan.

“Semua venue yang dibangun ini nantinya berstandar internasional. Oleh karena itu, keberadaan venue ini nantinya akan menjadi sarana bagi talenta-talenta potensial yang akan dididik dan dibina menjadi atlet yang handal serta mampu mengharumkan nama Aceh di masa mendatang,” imbuhnya.

Dengan standar internasional, venue-venue ini akan menjadi tempat bagi para atlet potensial untuk dikembangkan menjadi atlet yang handal dan mampu mengharumkan nama Aceh di masa depan.

Dalam penandatanganan kontrak kerja yang dilakukan hari ini, terdapat 12 venue yang akan segera dikerjakan dengan total nilai kontrak mencapai Rp536 miliar. Venue-venue tersebut meliputi Stadion Harapan Bangsa sebagai venue sepak bola pool A, Stadion H Dimurthala sebagai venue sepak bola pool B, venue anggar, venue angkat besi dan berat, venue Hapkindo, venue Muaythai dan tarung derajat, venue soft tennis pool A dan pool B, venue tenis lapangan pool A dan pool B, serta venue rugby sevens pool A dan pool B.

BACA JUGA:  Soal Pengurangan Risiko Bencana, UPTD Museum Tsunami Aceh dan Kamaishi Jepang Jalin Kerja Sama

Dengan adanya pembangunan venue-venue ini, Aceh tidak hanya akan menjadi tuan rumah PON XXI yang sukses, tetapi juga akan memberikan kesempatan bagi atlet muda Aceh untuk berkembang dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan dan pengawasan dari seluruh masyarakat dan pemangku kebijakan di Aceh akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *