BANDA ACEH – Penjabat (PJ) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, menekankan pentingnya perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di wilayah tersebut untuk meningkatkan perhatian terhadap lingkungan sosial masyarakat. Saat ini, wilayah Aceh menghadapi potensi dampak negatif akibat fenomena El Nino, yang perlu ditangani dengan tanggung jawab bersama.
Dalam sebuah diskusi yang diadakan bersama petinggi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Aceh pada Kamis, PJ Marzuki menyoroti peran perusahaan-perusahaan tersebut dalam menghadapi bencana El Nino dan mendukung dunia pendidikan di daerah tersebut. Kamis (20/7/2023).
Gubernur pada kesempatan itu mengajak perusahaan-perusahaan untuk sama-sama memiliki tanggung jawab terhadap Aceh. “Saya minta perusahaan lebih peduli untuk berkontribusi di provinsi ini,” kata Gubernur.
Marzuki juga menegaskan, pentingnya memiliki empati terhadap masyarakat di Aceh, bukan hanya sebatas menjalankan operasional bisnis di wilayah tersebut. Dalam diskusi tersebut, ia menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan harus lebih peduli dan aktif dalam memberikan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Mari sama-sama merasa memiliki Aceh. Jangan hanya sebatas kerja di Aceh tapi tidak empati terhadap rakyatnya,” tegasnya.
Diskusi tersebut juga dihadiri oleh beberapa pejabat pemerintah seperti Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Mawardi, Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, Iskandar, Kepala Bappeda Aceh, T Ahmad Dadek, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh, Ilyas, serta sejumlah pejabat dari SKPA terkait.
Gubernur Aceh dan pejabat pemerintahan yang hadir dalam diskusi tersebut berharap bahwa melalui kolaborasi dengan perusahaan-perusahaan yang berinvestasi di Aceh, upaya menghadapi fenomena El Nino dan tantangan sosial lainnya dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien.
Dengan bersatu dan saling berkontribusi, Aceh dapat mengatasi berbagai tantangan dan bencana alam yang mungkin terjadi di masa mendatang, sambil tetap menjaga keseimbangan lingkungan dan mendukung perkembangan sosial masyarakat.














