PRINGSEWU, HARIANDAERAH.COM – Pekon Sriwungu, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader sebagai upaya memperkuat pengetahuan, keterampilan, dan peran aktif kader dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung Kamis (3/9/2026) mulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Camat Banyumas Zainal Abidin, S.Pd., MM., Babinsa Joko Priyanto, pendamping desa, Pj. Pekon Sriwungu Elisabet Diani, S.E., TP PKK, kader Posyandu ILP, BKB, BKR, BKL, RDS, KPM, PPKBD, serta aparatur Pekon Sriwungu.
Dalam kegiatan itu, Kasmini, S.E., dan Yeni Tri Susanti, S.IP., hadir sebagai pemateri. Sejumlah materi disampaikan, mulai dari transformasi Posyandu, penguatan peran kader desa, hingga program unggulan TP PKK Kabupaten Pringsewu.
Kasmini menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas kader diperlukan agar para kader memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Menurutnya, perkembangan fungsi pelayanan masyarakat membuat kader perlu terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Hal tersebut penting agar kader dapat menjalankan perannya secara optimal dan mampu memberikan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.
“Para kader diharapkan terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. Dengan kapasitas yang semakin baik, kader akan lebih siap menjalankan tugas serta memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Kasmini dalam kegiatan tersebut.
Ia juga menekankan bahwa transformasi Posyandu membuat keberadaan kader memiliki peran yang semakin luas. Karena itu, kader diharapkan mampu memahami perkembangan tersebut dan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Sementara itu, Yeni Tri Susanti menyoroti pentingnya penguatan peran kader desa sebagai bagian dari upaya menggerakkan masyarakat dan mendukung program pembangunan di tingkat pekon.
Menurut Yeni, kader memiliki posisi strategis karena berhubungan langsung dengan masyarakat. Kader tidak hanya membantu menyampaikan informasi, tetapi juga dapat menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah.
“Kader memiliki peran strategis sebagai penggerak sekaligus penghubung antara masyarakat dan pemerintah. Karena itu, kader diharapkan mampu memahami kebutuhan masyarakat, menyampaikan informasi dengan baik, serta ikut mendukung berbagai program pembangunan dan pemberdayaan,” kata Yeni.
Dalam materi transformasi Posyandu, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai semakin luasnya fungsi Posyandu dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Para kader didorong untuk tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan rutin, tetapi juga meningkatkan kompetensi agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap pelayanan masyarakat.
Selain itu, program unggulan TP PKK Kabupaten Pringsewu turut menjadi bagian dari pembekalan. Materi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman kader mengenai berbagai program pemberdayaan yang dapat dikembangkan dan dilaksanakan bersama masyarakat.
Pj. Pekon Sriwungu Elisabet Diani, S.E., menyambut baik kegiatan peningkatan kapasitas tersebut.
Ia berharap pembekalan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi seluruh kader dalam menjalankan tugas dan memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat Pekon Sriwungu.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan dan semangat para kader dalam menjalankan tugas. Pengetahuan yang diperoleh tidak hanya dipahami, tetapi dapat diterapkan dalam pelayanan dan pemberdayaan masyarakat di Pekon Sriwungu,” ujar Elisabet.
Menurutnya, keberadaan kader merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan masyarakat di tingkat pekon. Karena itu, peningkatan kapasitas secara berkelanjutan dinilai diperlukan agar kader semakin aktif, terampil, dan mampu menjalankan perannya secara maksimal.
Kegiatan tersebut kemudian diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pekon, kader, TP PKK, serta berbagai unsur terkait dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan meningkatnya kapasitas kader, Pekon Sriwungu berharap berbagai program pelayanan, pembangunan, dan pemberdayaan masyarakat dapat berjalan lebih efektif serta memberikan manfaat yang semakin luas bagi warga. ( Heru. )








