Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

Pimpin Upacara Sawe Sikula di SMKN 1 Padang Rubek, Kapolsek Kuala Pesisir Tekankan Disiplin, Etika, dan Keselamatan Berlalu Lintas

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.45 hingga 08.30 WIB tersebut diikuti oleh Kepala SMKN 1 Kuala Pesisir Arizal, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Nur Aina, S.Pd, dewan guru, serta sekitar 70 siswa-siswi.

IMG 20250915 133435 e1757918378759
Kapolsek Kuala Pesisir, Iptu Muhammad Nasir, S.Pd memimpin langsung upacara bendera dalam rangka program Sawe Sikula di SMK Negeri 1 Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya. Foto. Hariandaerah.com/Teuku Nizar.

Nagan Raya – Kapolsek Kuala Pesisir, Iptu Muhammad Nasir, S.Pd memimpin langsung upacara bendera dalam rangka program Sawe Sikula di SMK Negeri 1 Padang Rubek, Kecamatan Kuala Pesisir, Kabupaten Nagan Raya, Senin (15/9/2025) pagi.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.45 hingga 08.30 WIB tersebut diikuti oleh Kepala SMKN 1 Kuala Pesisir Arizal, S.Pd, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Nur Aina, S.Pd, dewan guru, serta sekitar 70 siswa-siswi.

Program Sawe Sikula (Kunjungan ke Sekolah) merupakan inisiatif kepolisian yang bertujuan mendekatkan aparat dengan dunia pendidikan melalui kegiatan pembinaan karakter, penanaman kedisiplinan, serta edukasi mengenai bahaya perilaku menyimpang di kalangan pelajar.

Kehadiran Kapolsek di sekolah menjadi bentuk nyata komitmen Polri dalam memberikan penguatan moral kepada generasi muda.

Dalam amanatnya di hadapan para siswa, Kapolsek Kuala Pesisir menyampaikan sejumlah pesan penting. Salah satu yang ditekankan adalah kesadaran tertib berlalu lintas.

“Pelajar harus sadar pentingnya keselamatan di jalan raya. Gunakan helm berstandar SNI dan patuhi rambu-rambu lalu lintas. Itu semua demi keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Jangan sampai karena kelalaian, masa depan yang cerah justru hancur akibat kecelakaan,” tegas Iptu Muhammad Nasir.

Selain soal lalu lintas, ia juga mengingatkan para siswa untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Di tengah derasnya arus informasi digital, menurutnya, pelajar harus mampu memilah mana informasi yang benar dan mana yang menyesatkan.

“Jangan mudah menyebarkan berita hoaks maupun ujaran kebencian. Gunakan media sosial untuk hal-hal yang positif, seperti menambah ilmu pengetahuan, kreativitas, dan komunikasi yang sehat. Jangan sampai media sosial justru membawa dampak buruk,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bank Aceh Cabang Blangpidie Gelar Pembagian 500 Paket Takjil Serentak di Abdya

Kapolsek juga menyoroti perilaku negatif yang marak di kalangan remaja, seperti tawuran antar pelajar, penyalahgunaan narkoba, dan sikap tidak sopan di media sosial. Ia menegaskan agar siswa menjauhi hal-hal tersebut karena dapat merugikan masa depan.

“Penting bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk menjaga sikap disiplin, bertanggung jawab, dan sopan santun. Itu harus dimulai dari lingkungan sekolah dan kemudian dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Tidak hanya itu, Iptu Muhammad Nasir juga meminta agar siswa langsung pulang ke rumah setelah jam sekolah selesai. Menurutnya, menghabiskan waktu di tempat-tempat yang berpotensi menimbulkan masalah hanya akan merugikan diri sendiri.

“Setelah pulang sekolah, kembalilah ke rumah. Hindari tempat-tempat yang rawan menimbulkan perkelahian atau pengaruh buruk. Anak-anak kita harus tumbuh dengan perilaku yang sopan dan berakhlak baik,” pesannya.

Kepala SMKN 1 Kuala Pesisir, Arizal, S.Pd, menyambut baik kehadiran Kapolsek dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai pesan-pesan yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana tantangan remaja semakin kompleks.

“Kami berterima kasih kepada Kapolsek yang telah hadir langsung memberikan pembinaan. Apa yang disampaikan beliau sangat penting untuk membuka wawasan siswa, terutama soal disiplin, etika, dan keselamatan di jalan raya. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” kata Arizal.

Hal senada juga disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Nur Aina, S.Pd. Menurutnya, siswa sangat membutuhkan teladan dari berbagai pihak, termasuk aparat kepolisian.

BACA JUGA:  Pelayanan RSUD Teungku Peukan Dikritik, Mus Seudong: “Untuk Apa Pembangunan Gedung Kalau Layanan Buruk?”

“Anak-anak kita akan lebih mudah menerima nasihat jika datang langsung dari figur yang mereka hormati. Kehadiran Kapolsek tentu memberi kesan tersendiri. Semoga siswa bisa benar-benar mengamalkan pesan-pesan yang tadi disampaikan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Para siswa tampak menyimak dengan seksama setiap arahan yang diberikan. Bahkan, beberapa guru menyebutkan bahwa penyampaian materi dengan gaya yang komunikatif membuat siswa tidak merasa bosan.

Kapolsek juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas untuk menjaga komunikasi positif dengan pihak sekolah. Menurutnya, kerja sama yang baik antara aparat kepolisian dan tenaga pendidik akan sangat berpengaruh terhadap pembentukan karakter generasi muda.

“Peran Bhabinkamtibmas sangat penting untuk terus menjalin komunikasi dengan dewan guru dan siswa. Kami ingin memastikan bahwa hubungan yang sudah terjalin tetap terjaga secara positif. Dengan begitu, segala bentuk permasalahan remaja bisa lebih cepat dicegah dan ditangani,” pungkas Iptu Muhammad Nasir.

Sementara itu, pihak sekolah berharap agar kegiatan seperti ini bisa dijadikan agenda rutin. Selain mempererat hubungan antara aparat kepolisian dan sekolah, kegiatan tersebut juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya disiplin dan etika di kalangan pelajar.

Dengan adanya sinergi antara Polri dan dunia pendidikan, diharapkan siswa-siswi di Kecamatan Kuala Pesisir dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, disiplin, dan berakhlak mulia.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *