Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Pj Gubernur Aceh dan Pangdam Tinjau Progres Venue Lapangan Tembak PON

pj
Pj. Gubernur Aceh, Bustami, SE, M.Si, bersama Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han), Kepala SKPA/Biro dan lintas sektor terkait, saat meninjau Pembangunan Lapangan Tembak yang akan digunakan untuk perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumut, di Mata Ie, Aceh Besar, Selasa, (23/7/2024). (Foto: Humas Pemerintah Aceh).

JANTHO — Penjabat Gubernur Aceh Bustami Hamzah bersama Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Niko Fahrizal, meninjau progres pembangunan venue lapangan cabor menembak PON XXI Aceh-Sumut, di dalam kawasan Rindam Iskandar Muda, di Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Selasa, (23/7/2024).

Kedatangan kedua pejabat tinggi di Aceh itu disambut oleh Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Aceh, Deni Arditya. Dalam kesempatan itu, Deni menjelaskan progres pembangunan venue tersebut dan memastikan pada bulan Agustus venue tersebut sudah siap untuk dipakai.

Pembangunan venue tersebut didanai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Aceh Kementerian PUPR.

BACA JUGA:  Dua Petugas Kebersihan Kota Langsa Dapat Umrah Gratis

Fasilitas dalam area venue tembak tersebut, dilengkapi dengan berbagai jenis lapangan tembak diantaranya adalah lapangan tembak indoor 10 meter-SR 10, lapangan tembak indoor 10 meter running target -SR 10 RT, lapangan tembak 25 meter-SR 25, lapangan tembak 50 meter- SR 50.

Dalam kesempatan itu, Pj Gubernur Bustami kembali mengingatkan instansi dan kontraktor penanggungjawab pembangunan venue tersebut untuk bekerja sebaik mungkin, agar menghasilkan venue berkualitas. Disamping itu, ia juga meminta agar pengerjaan terus dipercepat agar bisa segera difungsikan menjelang PON.

BACA JUGA:  Pantai Pelangi, Destinasi Wisata Favorit Warga Pidie untuk Bersantai dan Nikmati Sunset

Hal senada juga disampaikan Pangdam Niko Fahrizal. Ia berharap venue tersebut diselesaikan tepat waktu.

“Kalau ada kendala dalam pembangunan venue ini sampaikan kepada saya, saya bertanggungjawab karena venue ini berada dalam kawasan Rindam,” kata Niko.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *