ACEH UTARA – IAIN Langsa sukses menggelar peringatan Hari Bahasa Arab Internasional 2024 dengan menghadirkan enam pembicara kompeten dari berbagai latar belakang. Salah satu pembicara utama adalah Prof. Dr. Husni Mubarak, M.A., Guru Besar Fakultas Syariah UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Acara ini diikuti oleh ratusan peserta dari seluruh Indonesia dan mancanegara melalui platform Zoom.
Mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Kecerdasan Artifisial (AI) dalam Pembelajaran Bahasa Arab di Era Kontemporer”, kegiatan ini menjadi wadah diskusi strategis untuk mengeksplorasi peran teknologi dalam pengembangan bahasa Arab.
Pembicara dalam Acara tersebut yakni: Syaikh Abu Mu’adz ‘Abd al-Hayy ‘Uwaynah – Guru Senior Bahasa Arab dan Studi Islam, Dayah Tgk. Kreung Kale, Aceh Besar, Prof. Dr. Husni Mubarak, M.A. – Guru Besar Fakultas Syariah, UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Rachmat Faisyal, M.Pd. – Mudir Ma’had Tahfizh Shofwan Abdul Lathif, Plupuh Sragen, Rosmiati, M.A. – Dosen Bahasa Arab, Fakultas Syariah, IAIN Langsa, Muhammad Mas Ariel Arie – Mahasiswa Prodi Bahasa Arab, FTIK, IAIN Langsa, Nisma Hariani Damanik – Mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAIN Langsa.

Dalam presentasinya, Prof. Dr. Husni Mubarak menyoroti peluang dan tantangan yang dihadirkan oleh AI dalam pembelajaran bahasa Arab. Ia menggarisbawahi beberapa poin penting:
- Peningkatan Aksesibilitas
AI memungkinkan siapa saja mempelajari bahasa Arab kapan pun dan di mana pun. Aplikasi berbasis AI, seperti chatbot, platform pembelajaran daring, dan aplikasi seluler, memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan personal. - Pembelajaran yang Disesuaikan dengan Kebutuhan Individu
Teknologi AI dapat menganalisis kemampuan siswa secara real-time dan menyesuaikan materi pembelajaran sesuai tingkat keahlian mereka. Sebagai contoh, AI dapat memberikan latihan khusus pada tata bahasa atau kosakata. - Pengembangan Alat Bantu Interaktif
Teknologi seperti speech recognition membantu melatih pelafalan bahasa Arab, sementara sistem transliterasi otomatis memudahkan pemula memahami tulisan Arab. - Peningkatan Efisiensi Pengajaran
AI menyederhanakan evaluasi pembelajaran, seperti koreksi otomatis untuk latihan tata bahasa, sehingga guru dapat lebih fokus pada pendekatan pedagogis. - Penerapan Teknologi Natural Language Processing (NLP)
NLP mendukung analisis teks Arab klasik dan modern, termasuk struktur kalimat, makna kata, dan konteks budaya, yang sangat berguna untuk mendalami bahasa Arab.
“AI menyederhanakan banyak aspek pembelajaran bahasa Arab, memungkinkan pendekatan yang lebih efisien dan terarah,” ujar Prof. Dr. Husni Mubarak.
Acara ini memberikan wawasan baru bagi para peserta mengenai bagaimana memanfaatkan teknologi AI untuk pembelajaran bahasa Arab secara efektif. Dalam penutupannya, IAIN Langsa berharap peringatan ini dapat mendorong inovasi dalam studi bahasa Arab, baik di Indonesia maupun global.














