Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Sekjen PA Simeulue Apresiasi Keputusan Sekda Aceh Hentikan Wacana Pengalihan AH1

hariandaerah herlin
Sekjen Partai Aceh Kabupaten Simeulue, Helmi M. Alim. (Foto: hariandaerah.com/Herlin).

BANDA ACEH – Sekretaris Jenderal Partai Aceh (PA) Kabupaten Simeulue, Helmi M. Alim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir Syamaun, atas kejelasan dan jawaban yang diberikan terkait polemik rencana pengalihan rute Kapal Aceh Hebat 1 (AH1). Menurutnya, keputusan pemerintah tersebut mampu meredakan keresahan yang sempat berkembang di tengah masyarakat Simeulue.

“Kami atas nama Sekjen PA Kabupaten Simeulue mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Sekda Aceh atas jawaban dan ketegasan beliau terkait persoalan Kapal AH1, yang selama ini menimbulkan kekisruhan akibat wacana pengalihan rute,” ujarnya.

Helmi menilai bahwa penyelesaian persoalan ini membuktikan pentingnya pendekatan komunikasi dan dialog dalam mencari titik temu atas isu-isu publik. Pertemuan dengan Sekda Aceh pada Selasa (25/11/2025) disebutnya sebagai langkah tepat yang memberikan rasa lega dan kepastian bagi masyarakat Simeulue.

BACA JUGA:  Polda Aceh Kerahkan Personel untuk Bantu Korban Banjir, Imbau Warga Tetap Waspada

“Selama ini kami berkeyakinan bahwa masalah tidak harus diselesaikan melalui aksi saja. Pendekatan komunikasi jauh lebih baik, sebagaimana yang dilakukan dalam pertemuan dengan Bapak Sekda Aceh hari ini. Kami sangat puas dengan hasilnya,” tegasnya.

Ia berharap dinamika ini menjadi pembelajaran berharga bagi para tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan asal Simeulue. Menurutnya, persoalan besar sebaiknya dikaji bersama, termasuk melalui jalur komunikasi formal dengan tokoh-tokoh Simeulue yang berada di DPRA.

“Ke depan, jika ada persoalan, mari kita duduk bersama untuk membahas akar masalahnya. Libatkan juga para tokoh kita di DPRA. Jangan langsung mengambil sikap yang tendensius,” katanya.

BACA JUGA:  Jalan Pagi Telusuri Kota, Bupati Armia Rencanakan Penataan Lanjutan Kualasimpang

Dalam kesempatan itu, Helmi turut mengutip pepatah Devayan sebagai pesan moral bagi masyarakat Simeulue: “Bok daifak motoek, tapong daifak beserak,” yang bermakna bahwa ketika masyarakat bersatu, persoalan akan lebih mudah diatasi, sedangkan perpecahan justru membuat masalah semakin rumit.

Dengan meredanya polemik pengalihan rute ini, masyarakat Simeulue berharap layanan Kapal Aceh Hebat 1 tetap berjalan optimal sebagai moda transportasi utama penghubung pulau tersebut dengan daratan Aceh.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *