MEULABOH – Sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aeh Barat, menemui Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Salahudin Uno, untuk menyampaikan design tata ruang rencana pembangunan kawasan Ekowisata Mangrove Nipah di Jakarta, Kamis (26/1/2023).
Tim dipimpin Sekda Aceh Barat Marhaban S.E, M.M mewakili Pj Bupati Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi, Kadis PUPR Aceh Barat Dr Kurdi, S.T, M.T, Kadis Pora Aceh Barat, Ketua Tim Rencana Pembangunan Ekowisata Nipah, Suwandi, Ketua Rumah Sandi Aceh, berjumpa langsung dengan Menteri Sandiaga Uno, di Kantor Kemenparekraf RI.
Setiba diruang kerja Menparekraf RI, Kadis PUPR Aceh Barat Dr Kurdi, langsung mempresentasikan di depan Sandiaga Uno terkait progres rencana pembangunan kawasan Ekowisata Mangrove Nipah pada lahan lebih kurang 20 hektare di wilayah administrasi Desa/ Gampong Kuala Bubon, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat.
“Ini menindak lanjuti pertemuan pak PJ Bupati Aceh Barat Mahdi Efendi dengan tim Sandi Aceh untuk fokus pengembangan ekowisata mangrove Nipah. Desing dari DED seperti yang sudah kami selesaikan tahun lalu dengan anggaran Rp500 juta,” jelas Kurdi di depan Sandiaga Uno.
Beberapa item fisik pembangunan yang direncanakan tersebut seperti pembangunan jalan pendukung objek wisata sepanjang 1 km, kemudian bangunan pendukung termasuk tempat area parkir, menara dan pemandangan pengunjung di kawasan objek wisata tersebut.
Kata Kurdi, Pemkab Aceh Barat telah mempersiapkan estimasi anggaran sebesar Rp6 miliar.
“Dana tersebut dari Dinas Pora Aceh serta ditambah Rp200 juta dari APBK Aceh Barat yang tersedia untuk pembangunan jalan dan tentunya butuh support anggaran yang lebih besar lagi dari APBN, jika semua setuju Ekowisata Mangrove Nipah segera dikerjakan,” pungkasnya.














