BREBES — Kabar membanggakan datang dari pelajar Kabupaten Brebes. Tiga atlet andalan SMP Negeri 1 Bumiayu berhasil menyabet Juara 1 di tingkat Nasional dalam ajang bergengsi Pencak Silat Open Tournament Piala Panglima TNI 2026. Kompetisi yang mempertemukan pesilat terbaik dari seluruh Indonesia digelar di Solo, Jawa Tengah, pada 11–13 September 2026.
Prestasi membanggakan ini disampaikan langsung oleh Plt. Kepala SMP Negeri 1 Bumiayu, Irham Farihi, kepada awak media pada Selasa (15/9/2026).
Tiga siswa yang berhasil mengharumkan nama sekolah sekaligus Kabupaten Brebes adalah:
1. Fadhil Dwiata — Kategori Pra Remaja Kelas E
2. Hafis Nur Arif — Kategori Pra Remaja Kelas G
3. Tania Naila Hasna — Kategori Pra Remaja Kelas I
Ketiga pesilat muda ini tampil berani bersaing dengan 1.750 atlet dari berbagai perguruan pencak silat se-Indonesia yang turut memeriahkan kompetisi penuh persaingan sehat tersebut.
Irham Farihi menegaskan, pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, melainkan sarana pembentukan karakter, kedisiplinan, keberanian, dan rasa percaya diri.
“Keikutsertaan ketiga siswa ini bukan sekadar mencari kemenangan, melainkan langkah berharga untuk mengasah mental bertanding, memperluas pengalaman, serta membandingkan kemampuan dengan pesilat muda dari daerah lain,” ujarnya.
Pengalaman bertanding di kancah nasional menjadi bekal berharga yang tak ternilai bagi ketiga atlet untuk persiapan kejuaraan-kejuruan berikutnya.
Pihak sekolah memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada ketiga atlet yang telah berani tampil dan membawa nama baik SMP Negeri 1 Bumiayu. Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi seluruh warga sekolah untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang olahraga maupun bidang lainnya.
“Prestasi tidak lahir secara instan, melainkan dibangun atas dasar kerja keras, ketekunan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah,” tegas Irham.
Melalui capaian ini, pembinaan olahraga pencak silat di lingkungan sekolah diharapkan terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang mampu membawa nama harum sekolah, Kabupaten Brebes, hingga bangsa Indonesia.
Keberhasilan ketiga siswa ini tidak lepas dari peran para pendamping yang senantiasa membimbing:
1.M. Izat Ibrahim, S.Pd. — Guru Pembina Pendamping
2.Johan Burhanudin, S.Pd. — Guru Kesiswaan
3. M. Aziz, M.Pd. — Pelatih Silat (juga Dosen di Universitas Peradaban / Unperba, Purbalingga)
Dukungan dan bimbingan yang utuh antara sekolah, guru, dan pelatih menjadi kunci lahirnya prestasi gemilang ini.








