Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Tingkatkan Konsumsi TTD Remaja Putri, Dinkes Kota Banda Aceh Gelar Orientasi Sekolah/Madrasah Sehat

orintasi sekolahmadrasah sehat
Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh saat menggelar kegiatan Orientasi Sekolah/Madrasah Sehat dalam rangka peningkatan konsumsi Tabled Tambah Darah (TTD) Remaja Putri yang berlangsung selama 27 hingga 28 November di Aula Ibnu Sina Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Selasa 28 November 2023. (Foto: hariandaerah/KRM)

BANDA ACEH – Dalam upaya meningkatkan kesehatan remaja putri, Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh melalui Seksie Kesehatan Keluarga (Kesga) dan Gizi menggelar kegiatan Orientasi Sekolah/Madrasah Sehat dalam rangka peningkatan konsumsi Tabled Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri di Aula Ibnu Sina Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Senin (18/12/2023).

Kegiatan Orientasi Sekolah Madrasah Sehat yang berlangsung selama 27 hingga 28 November itu melibatkan 120 peserta yang hadir dan narasumber pada kegiatan orientasi ini adalah dr. Rauyani (TP UKS/M/D Aceh) serta Mira Delvia S.Tr. Keb.,MKM.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman, SKM., M.Kes melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Syukriah, SKM., MKM menjelaskan, bahwa penanganan permasalahan kesehatan pada remaja, termasuk anemia, memerlukan upaya komprehensif dan terintegrasi yang melibatkan lintas program dan lintas sektor terkait.

“Kesehatan remaja putri adalah aspek yang sangat penting dan anemia dapat menjadi tantangan serius di kalangan remaja putri. Oleh karena itu, penanganan permasalahan ini memerlukan pendekatan yang komprehensif dan terintegrasi yang melibatkan lintas program dan lintas sektor terkait,” ujar Syukriah kepada hariandaerah.com, Senin (18/12/2023).

Kemudian, Syukriah mengatakan, bahwa dalam upaya percepatan penurunan Stunting, hal ini dipandang perlu dilaksanakan melalui implementasi layanan intervensi Gizi spesifik dan layanan intervensi Gizi sensitif.

“Salah satu layanan intervensi Gizi spesifik adalah remaja putri mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dengan target 90% pada tahun 2024. Kegiatan ini untuk memastikan remaja putri (Rematri) mengonsumsi TTD diintegrasikan dalam Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Sekolah Madrasah Sehat,” katanya.

Adapun Kegiatan Orientasi Sekolah/Madrasah Sehat ini bukan hanya tentang peningkatan pengetahuan, tetapi juga melibatkan tujuan strategis, yakni memperkuat peran Tim Pembina UKS/M di tingkat Provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, serta tim pelaksana Usaha UKS/M di sekolah/madrasah.

Selain itu, kegiatan ini memiliki fokus khusus untuk meningkatkan upaya pencegahan anemia pada remaja dengan meningkatkan pemahaman mengenai kecukupan gizi dan mempromosikan gerakan minum Tablet Tambah Darah Remaja putri secara bersama.

BACA JUGA:  Perhatikan Asupan Protein Hewani, Ini Imbauan Dinkes Aceh Dalam Mencegah Stunting
orintasi sekolah madrasah sehat
Orientasi Sekolah/Madrasah Sehat dalam Peningkatan Konsumsi TTD Remaja Putri.

Untuk diketahui, remaja putri (rematri) rentan menderita anemia karena banyak kehilangan darah pada saat menstruasi, rematri yang memasuki masa pubertas mengalami pertumbuhan pesat sehingga kebutuhan zat besi juga meningkat serta diet yang kadang keliru dikalangan rematri.

Rematri yang menderita anemia berisiko mengalami anemia saat hamil. Hal ini akan berdampak negative terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan serta berpotensi menimbulkan komplikasi kehamilan dan persalinan, bahkan menyebabkan kematian ibu dan anak.

Oleh karena itu, terdapat beberapa upaya pencegahan dan penanggulangan anemia yang dapat dilakukan oleh rematri diantaranya adalah, Meningkatkan asupan sumber makanan sumber zat besi seperti, hati, ikan , daging, ungags, sayuran berwarna hijau tua dan kacang-kacangan. Kemudian, fortifikasi bahan makanan dengan zat besi diantaranya pada tepung terigu, beras, minyak goreng, mentega, dan beberapa snck dan Suplementasi zat besi.

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan di Indonesia, maka pemerintah telah menetapkan kebijakan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) pada rematri dilakukan setiap 1 kali seminggu. Pemberian TTD ini diberikan secara blanket approach dimana seluruh rematri diharuskan meminum TTD untuk mencegah anemia dan meningkatkan cadangan zat besi dalam tubuh tanpa dilakukan skrining awal terlebih dahulu.

Untuk itu pemerintah melancarkan gerakan nasional pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri.

Fungsi tablet tambah darah utamanya untuk mencegah anemia atau kekurangan sel darah merah. Selain itu, ada sederet manfaat minum tablet tambah darah untuk remaja putri yan sayang untuk dilewatkan.

Remaja_Putri_Konsumsi_TTD
Ilustrasi Remaja Putri Minum Tablet Tambah Darah. (Foto: https://dinkes.acehprov.go.id/)

Manfaat Minum Tablet Tambah Darah untuk Remaja Putri

Dilansir dari lama Kementerian Kesehatan, ada beberapa alas an kenapa remaja putri perlu minum tablet tambah darah, antar lain:

Mencegah Anemia
Remaja putri rutin mengalami haid dan kehilangan banyak darah setiap bulan,sehingga tubuhnya rentan mengalami anemia.

BACA JUGA:  Ayu Marzuki Ajak TP PKK di Aceh Cegah Stunting

Perlu diketahui, kekurangan sel darah merah atau kadar hemoglobin di bawah ambang batas normal menyebabkan gejala anemia seperti lemas, tidak bugar, dan mudah pingsan.

Menunjang fase Tumbuh Kembang
Remaja putri sedang memasuki fase tumbung kembang yang cukup pesat, sehingga tubuhnya membutuhkan zat besi lebih banyak keeimbang masa kanak-kanak.

Menurut Angka Kecukupan Gizi yang dianjurkan pemerintah, kebutuhan zat besi remaja putri sebear 15 miligram perhari, nyaris dua kali lipat kebutuhannya sebelum haid yang hanya sebesar 8 miligram per hari.

Menambal Kebutuhan Zar Besi
Terkadang sebagian remaja putri mengkonsumsi makanan atau asupan kadar zat besi dan protein yang kurang memadai.

Terlebih jika remaja putri mulai melakukan diet asal-asalan tanpa berkonsultasi dengan ahli. Akibatnya remaja putri kekurangan mineral untuk pertumbuhannya.

Menjaga Kemampuan Berpikir
Manfaat minum tablet tambah darah untuk remaja putri lainnya yakni menjaga kemampuan berpikir.

Perlu diketahui, anemia juga bisa menyebabkan susah konsentrasi, gampang lupa, dan kemmapuan berpikir menurun. Kondisi ini bisa mempengaruhi prestasi dan produktivitas belajar di sekolah.

Menjaga Daya Tahan Tubuh
Peran zat besi juga penting untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah tertular virus/penyakit.

Investasi Kesehatan Jangka Panjang
Fungsi tablet tambah darah untuk remaja putri juga bisa jadi investasi kesehatan yang dipanen dalam jangka Panjang.

Remaja putri yang rutin minum tablet tambah darah dan bebas anemia, ketika sudah dewasa dan hamil kelak bisa menjalani kehamilan yang sehat dan minim risiko komplikasi kehamilan.

Selain itu, bayi yan dilahirkan kelak bisa tumbuh sehat, lahir dengan berat badan ideal, ampai mencegah bayi yang dilahirkan tumbuh dengan masalah gizi stunting.

Mengingat ada banyak manfaat minum tablet tamba darah untuk remaja putri, pastikan suplemen kesehatan ini dikonsumsi sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Agar hasilnya efektif, remaja putri dianjurkan minum satu tablet tambah darah setiap minggu selama 53 minggu. Yuk…..Remaja sehat bebas anemia dengan Aktif Minum Tablet Tambah Darah setiap minggu sepanjang tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *