LHOKSEUMAWE — Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Aceh mengutuk keras tindakan penembakan terhadap seorang warga Gampong Alue Lim, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, yang terjadi pada Senin dini hari, 10 November 2025. Korban bernama Muhammad Nasir meninggal dunia setelah ditembak oleh orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya.
Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Provinsi Aceh, Agussalim Anzib, menyampaikan rasa prihatin dan mengecam keras aksi kekerasan tersebut. Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum, sehingga setiap warga negara wajib tunduk pada aturan yang berlaku.
“Negara ini adalah negara hukum. Siapa pun dia, harus taat dan patuh pada hukum yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Agussalim, Selasa (11/11/2025).
Agussalim juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya. Ia menilai, peristiwa tersebut tidak hanya mencederai rasa kemanusiaan, tetapi juga berpotensi mengganggu situasi keamanan yang selama ini relatif kondusif di Aceh.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar mendukung upaya Kamtibmas. Mari kita jaga Aceh agar tetap aman, nyaman, dan damai,” ujarnya.
Aliansi Indonesia Provinsi Aceh juga mendesak aparat kepolisian, khususnya Polres Lhokseumawe, untuk segera mengusut dan menangkap pelaku penembakan tersebut.
Sebelumnya, peristiwa penembakan terhadap Muhammad Nasir terjadi sekitar pukul 00.03 WIB. Berdasarkan keterangan warga, korban sempat dipanggil oleh seseorang di depan rumahnya. Tak lama setelah keluar, terdengar suara letusan senjata api. Pelaku kemudian melarikan diri, sementara korban ditemukan tergeletak bersimbah darah.
Kepala Kepolisian Resor Lhokseumawe AKBP Ahzan melalui Kasi Humas Polres Lhokseumawe, Salman Alfarasi, membenarkan kejadian tersebut.
“Benar, telah terjadi penembakan terhadap salah seorang warga di Alue Lim. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan,” kata Salman singkat.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap motif serta pelaku penembakan tersebut.








