Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Wujudkan Transparansi, Kepala Desa Padasari Serahkan Sisa Dana Bantuan Bencana Senilai Rp108 Juta ke Panitia

IMG 20260507 WA0030 1
Kepala Desa Padasari Mashuri saat menyerahkan sisa bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) sebesar Rp108.150.000 kepada Ruslani, selaku Ketua Panitia Penggalangan Bencana.(Foto dok hariandaerah.com)

TEGAL – Komitmen tata kelola keuangan yang bersih, terbuka, dan akuntabel ditunjukkan Pemerintah Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. Kepala Desa Padasari, Mashuri, secara resmi menyerahkan sisa dana bantuan logistik dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) sebesar Rp108.150.000 kepada Ruslani, selaku Ketua Panitia Penggalangan Bencana Desa, pada Rabu (06/05/2026) siang. Penyerahan ini dilakukan sebagai bentuk pertanggungjawaban penuh atas pengelolaan bantuan yang sebelumnya disalurkan bagi warga terdampak bencana di wilayah tersebut.

Proses penyerahan berlangsung khidmat dan terbuka, disaksikan langsung oleh perangkat desa, seluruh jajaran panitia penggalangan bencana, serta tokoh masyarakat dan warga setempat. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa setiap rupiah bantuan yang diterima dikelola dengan ketat, dicatat secara rinci, dan kelebihannya dikembalikan ke mekanisme pengelolaan bersama untuk kemudian disalurkan kembali guna kepentingan masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mashuri menegaskan bahwa pengelolaan bantuan bencana tidak boleh ada hal yang tertutup. Menurutnya, transparansi adalah kunci utama agar kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa tetap terjaga, sekaligus menjamin bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak dan dimanfaatkan sebaik mungkin.

BACA JUGA:  Kasus Potongan Dana PPKD, Kepala DMPG Langsa: Geuchik Harus Kembalikan Hak Aparatur

“Dana sisa bantuan logistik ini harus dikelola secara terbuka, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan mendesak warga. Ini amanah yang harus kita jaga bersama. Saya berharap, langkah ini dapat menjaga kepercayaan publik sekaligus mendukung penuh proses pemulihan dan penanganan pascabencana yang masih dibutuhkan masyarakat Desa Padasari,” tegas Mashuri di hadapan para hadirin.

Ia pun berharap, ke depannya prinsip kerja yang akuntabel seperti ini terus dipertahankan dalam setiap pengelolaan anggaran maupun bantuan, baik yang bersumber dari pemerintah maupun sumbangan masyarakat, agar tidak menimbulkan keraguan atau perselisihan di kemudian hari.

Sementara itu, Ruslani selaku Ketua Panitia Penggalangan Bencana menerima dana tersebut dengan penuh tanggung jawab. Ia menjamin, dana sebesar Rp108.150.000 itu akan dikelola berdasarkan hasil kesepakatan musyawarah warga dan dialokasikan murni untuk kebutuhan pemulihan pascabencana di desa.

“Kami mengapresiasi langkah transparansi yang dilakukan Pemerintah Desa. Kami pastikan, uang ini akan kami gunakan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat terdampak. Segala bentuk penggunaannya akan kami catat rinci dan kami laporkan kembali secara terbuka, agar tidak ada pertanyaan di kemudian hari. Prinsip kami sama: amanah untuk warga,” ujar Ruslani.

BACA JUGA:  Kapolsek dan Pejabat Polres Aceh Barat Dan Dilakukan Cek Urine

Kegiatan ini pun disambut positif oleh para tokoh masyarakat yang hadir. Mereka menilai, langkah yang diambil Kepala Desa dan panitia penggalangan bencana menjadi contoh baik pengelolaan bantuan sosial di tingkat desa. Tidak hanya tuntas disalurkan, namun sisa dananya pun dipertanggungjawabkan secara jelas, sehingga menumbuhkan rasa percaya dan kebersamaan antara pemerintah desa dan warga dalam menghadapi situasi sulit maupun dalam membangun desa.

Kini, dana tersebut berada di bawah pengelolaan panitia dan akan segera disusun rencana penggunaannya melalui musyawarah desa, demi memastikan setiap nilai uang yang ada memberikan manfaat nyata bagi pemulihan kondisi warga Desa Padasari pasca diterpa bencana.

 

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *