Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Pelanggan PDAM Tirta Pasee Minta Bupati Aceh Utara Tanggapi Keluhan Air Bersih

WhatsApp Image 2025 03 09 at 21.33.07
Pelanggan PDAM Tirta Pasee Minta Bupati Aceh Utara Tanggapi Keluhan Warga Soal Air PDAM. (Foto: hariandaerah.com/Nurmansyah).

ACEH UTARA  – Warga di beberapa gampong pesisir Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, seperti Gampong Krueng Mate, Gampong Beuringen, Kuta Krueng, Kuta Glumpang, dan Blangme, mengeluhkan distribusi air bersih yang tidak lancar dari PDAM Tirta Pasee. Dalam dua bulan terakhir, pasokan air bersih ke wilayah ini terganggu, termasuk selama bulan Ramadan.

“Sudah hampir dua bulan air PDAM tidak mengalir dengan lancar. Ini sangat menyulitkan, terutama saat bulan puasa di mana kebutuhan air meningkat. Kami merasa tidak ada perhatian dari PDAM terhadap wilayah pesisir ini,” ujar Saini, salah satu warga, Minggu (9/3/2025).

Kondisi ini semakin memicu kekecewaan masyarakat. Mereka bahkan meminta agar PDAM mempertimbangkan pemutusan jaringan ke wilayah pesisir jika tidak mampu memberikan layanan yang layak.

BACA JUGA:  Jubir MTA: Bantuan Meugang dari Presiden Wajib Disalurkan dalam Bentuk Daging

“Jika memang PDAM Tirta Pasee tidak mampu menyuplai air bersih dengan baik, lebih baik jaringan kami diputus saja daripada terus menunggu tanpa kepastian,” tegas Saini.

Selain buruknya distribusi air, warga juga mengkritik sikap PDAM yang dinilai kurang responsif terhadap keluhan pelanggan. Beberapa kali dihubungi, Direktur Utama PDAM, Imran, tidak memberikan respons, sementara petugas di wilayah Samudera hanya memberikan penjelasan yang dianggap tidak memadai.

“Kami berharap Bupati Aceh Utara turun tangan memberikan solusi nyata. Bicara soal ketahanan pangan tidak ada artinya jika masalah air bersih saja tidak bisa diselesaikan,” tambahnya.

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan air bersih yang layak bagi warga pesisir.

BACA JUGA:  Aceh Bukan Jajahan, KPA Luwa Nanggroe Ultimatum: Gugat Hak 70 persen Blok Andaman dan IUP Siluman Beutong

Saat dikonfirmasi terkait masalah ini, petugas PDAM Aceh Utara, Bahar, menyatakan akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait di wilayah tersebut.

“Saya akan segera mengonfirmasi dengan pihak berwenang untuk mendapatkan informasi lebih jelas dan memastikan langkah selanjutnya,” ujar Bahar.

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat, yang dimintai tanggapannya pada pukul 16.34 WIB, belum memberikan respons hingga berita ini ditayangkan.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *