Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Miris! Anak Kecil Jualan di Lampu Merah Banda Aceh, Isa Alima Desak Pemerintah Bertindak Cepat

"Anak sekecil itu seharusnya belajar dan bermain, bukan mengejar kendaraan di tengah jalan. Ini bukan sekadar masalah ekonomi—ini tentang masa depan yang sedang kita abaikan," tegas Isa Alima dengan nada geram, Senin (14/4/2025).

IMG 20250414 211007 scaled e1744640413414
Seorang anak kecil berjualan di lampu merah Banda Aceh.(Foto.hariandaerah.com/Teuku Nizar)

Banda Aceh – Pemandangan memilukan terlihat di persimpangan lampu merah Simpang BPKP Lambhuk, Kota Banda Aceh. Seorang anak kecil tampak menjajakan dagangan di tengah panas terik dan bisingnya lalu lintas.

Bukannya duduk di bangku sekolah, ia justru harus berjibaku dengan kerasnya jalanan.

Kondisi ini memantik keprihatinan mendalam dari Drs. Isa Alima, Pemerhati Sosial Aceh sekaligus Ketua PBN Aceh. Ia menilai fenomena ini sebagai bentuk kelalaian kolektif terhadap hak-hak anak.

IMG 20250414 211028
Isa Alima

“Anak sekecil itu seharusnya belajar dan bermain, bukan mengejar kendaraan di tengah jalan. Ini bukan sekadar masalah ekonomi—ini tentang masa depan yang sedang kita abaikan,” tegas Isa Alima dengan nada geram, Senin (14/4/2025).

BACA JUGA:  Kapolda Aceh Terima Audiensi Plt Sekda Aceh: Bahas Sinergi Pemerintah dengan Kepolisian

Isa mendesak Pemerintah Aceh, khususnya Pemko Banda Aceh, agar segera turun tangan melalui Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan.

Menurutnya, penertiban anak jalanan harus dibarengi dengan pendampingan dan solusi jangka panjang bagi keluarga mereka.

“Jangan biarkan jalan raya menjadi ruang tumbuh anak-anak kita. Jika ini dibiarkan, kita sedang mencetak generasi yang kehilangan masa depannya sebelum sempat bermimpi,” ujarnya.

BACA JUGA:  Perkuat Ekosistem Ekonomi Syariah, BSI Jalin Sinergi dengan Insan Pers di Aceh

Isa juga mengingatkan bahwa anak-anak adalah investasi masa depan bangsa. Oleh karena itu, perlindungan terhadap mereka bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga tanggung jawab moral seluruh elemen masyarakat.

“Saatnya kita membuka mata hati. Jangan tunggu sampai anak-anak ini menjadi korban selanjutnya dari kerasnya hidup yang tak memilih usia,” pungkasnya penuh harap.

Penulis

Penulis: Teuku Nizar Editor: Teuku Nizar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *