SEMARANG – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi membuka rekayasa lalu lintas one way nasional di Gerbang Tol (GT) Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah pada, Selasa (24/03/2026) pukul 14.25 WIB.
Kebijakan ini diterapkan mengingat tingginya volume kendaraan yang telah meninggalkan Jakarta melalui jalur tol, tercatat mencapai sekitar 2.380.401 kendaraan hingga 24 maret 2026.
One way nasional diberlakukan dari KM 414 GT Kalikangkung hingga KM 70 Cikampek, sebagai langkah untuk mengurai kepadatan pada puncak arus balik Lebaran 2026.
“Sebelumnya telah diberlakukan one way secara bertahap, dan sore ini kita terapkan one way nasional untuk mengurai kepadatan di puncak arus balik,” ujar Kapolri kepada awak media dalam sesi konferensi pers setelah acara peresmian yang ditandai dengan flag off.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolri didampingi sejumlah pejabat penting, antara lain Menko PMK, Menhub, Menkes, Kepala BUJT, Dirut PT Jasa Marga, serta Gubernur Jawa Tengah dan Kapolda Jawa Tengah. Sebelum pelepasan dimulai, Kapolri juga menyapa para pemudik yang tengah mengantre di gerbang tol dan membagikan ratusan paket bingkisan berisi makanan ringan, perlengkapan kesehatan, serta mainan untuk anak-anak guna mengurangi kejenuhan selama perjalanan.
Kapolri menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan arus balik. Ia mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan diri jika merasa lelah.
“Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan balik agar tetap menjaga keamanan dan keselamatan. Manfaatkan fasilitas yang telah disediakan, baik rest area, Pos Pengamanan, maupun Pos Terpadu. Jika lelah, silakan beristirahat dan jangan memaksakan diri,” tegasnya.
Selain itu, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan moda transportasi alternatif seperti kereta api guna mengurangi kepadatan di jalur darat. Polri memastikan seluruh personel di sepanjang jalur tol maupun arteri tetap bersiaga penuh untuk memberikan pelayanan optimal, sebagai bagian dari komitmen mewujudkan tagline mudik tahun ini, “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.”














