LHOKSEUMAWE – Tim evakuasi provinsi dan lokal dinilai kurang sigap dalam penanganan korban Longsor di jalan Lintas Subulussalam Aceh, pasalnya sudah memasuki hari ke 4 sejumlah korban belum berhasil dievakuasi.
Kesiap siagaan Pemda Aceh dan Kabupaten kota mestinya tidak boleh sesaatpun lengah dan Lamban, hal itu di sampaikan Salah seorang alumni IAIN Lhokseumawe Hamdani,M.Sos kepada wartawan hariandaerah.com, pukul 20.15 wib, (29/10/23) Pasca Insiden longsor yang terjebak salah seorang koban merupakan Alumni IAIN Lhokseumawe Edy sukmawan yang juga Jurnalis Media Mataaceh.
Hamdani mengajak semua Pemangku kepentingan di Aceh untuk bergerak cepat ke Lokasi bencana yang menimpa Masyarakat Lintas Barat Selatan.
“Peristiwa lintas barat selatan bukan hanya kali ini saja terjadi, Tim penyelamatan harus cepat dan Professional dalam penanganan darurat,” Ujar handani.
Lanjutnya, Pemerintah Aceh juga harus memback Up anggaran Pendukung bagi pekerja Kemanusiaan,mitigasi dan peringatan dini, hal itu penting sehingga tidak ada alasan bagi Pejabat Pemangku Kepentingan untuk tidak berkerja Profesional dalam Penyelamatan nyawa manusia.
“Kurangnya Fasilitas pendukung terkadang sering menjadi alasan bagi Lintas sektoral dalam bertugas, Ini penting diperhatikan dan dibahas dengan Legislatif Aceh,” tutup handani.














