ACEH UTARA – Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi Panyang, S.I.Kom, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Aceh Utara periode 2026–2031 dalam Musyawarah Cabang (Muscab) X yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Aceh Utara, Jumat (20/6/2026). Muscab yang digelar selama dua hari itu berlangsung tertib dan menjadi forum evaluasi serta penyusunan arah kebijakan organisasi untuk lima tahun mendatang.
Pemilihan ketua dilakukan oleh para camat selaku Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran) dari seluruh kecamatan di Aceh Utara. Mekanisme tersebut diterapkan karena masa bakti pengurus kwartir ranting di masing-masing kecamatan telah berakhir. Dalam forum tersebut, seluruh peserta sepakat memberikan dukungan kepada Tarmizi Panyang untuk memimpin Gerakan Pramuka Aceh Utara.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Tarmizi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan peserta Muscab. Ia menilai amanah tersebut menjadi tanggung jawab besar untuk memperkuat peran Pramuka sebagai wadah pembinaan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan.
“Tanggung jawab ini harus dijalankan secara bersama-sama. Saya mengajak seluruh jajaran pengurus, kwartir ranting, pembina, dan anggota Pramuka untuk membangun organisasi yang lebih aktif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Tarmizi dalam sambutannya.
Menurut Tarmizi, Gerakan Pramuka Aceh Utara harus menjadi garda terdepan dalam membentuk generasi muda yang berakhlakul karimah, berlandaskan nilai-nilai Islam, serta menjunjung tinggi adat dan budaya Aceh. Ia menegaskan pentingnya menanamkan nilai religius, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kepedulian sosial dalam setiap kegiatan kepramukaan.
Selain memilih ketua baru, Muscab X juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis sebagai pedoman program kerja lima tahun ke depan. Fokus utama diarahkan pada penguatan pendidikan karakter, peningkatan kualitas pembinaan peserta didik, pengembangan kepemimpinan generasi muda, serta penguatan kolaborasi dengan lembaga pendidikan, dayah, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat. Dengan kepemimpinan baru tersebut, Pramuka Aceh Utara diharapkan semakin solid dalam menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (muh)








