Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Beda dari Biasanya: Turnamen E‑Sport Kapolda Jateng Cup 2026 di Karanganyar Dibuka dengan Gerakan Menanam Pohon

IMG 20260621 WA0022
Kapolda Jawa Tengah pimpin langsung Gerakan Penanaman Pohon bertema “Dari Generasi Muda Untuk Masa Depan Indonesia.(Foto dok hariandaerah.com/Putra Zambase)

KARANGANYAR – Polda Jawa Tengah membuka rangkaian ajang kompetisi Kapolda Jateng Cup 2026 dengan pesan mendalam tentang kepedulian terhadap lingkungan hidup dan masa depan bumi. Berbeda dari penyelenggaraan turnamen pada umumnya, acara yang digelar dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke‑80 ini tidak langsung masuk ke pertandingan, melainkan diawali terlebih dahulu dengan Gerakan Penanaman Pohon bertema “Dari Generasi Muda Untuk Masa Depan Indonesia”. Kegiatan berlangsung meriah di kawasan bersejarah De Tjolomadoe, Karanganyar, pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Upaya penghijauan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ribut Hari Wibowo. Turut hadir menyaksikan dan ikut berpartisipasi Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, para Pejabat Utama Polda Jawa Tengah, serta sejumlah pimpinan instansi dan dinas terkait di lingkungan Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Karanganyar.

Di lokasi tersebut, sebanyak 60 titik penyemaian di sekitar kawasan De Tjolomadoe diisi dengan berbagai jenis pohon berkayu keras yang memiliki nilai ekologis tinggi. Di antaranya adalah pohon tabebuya, pohon pule, dan dadap merah. Jenis‑jenis ini dipilih karena diharapkan dapat tumbuh kokoh, memberikan manfaat jangka panjang bagi keseimbangan alam, sekaligus memperindah lingkungan sekitar sebagai warisan hijau di masa mendatang.

Secara konsep, Kapolda Jateng Cup 2026 memang dirancang lebih luas maknanya: bukan sekadar menjadi panggung pertandingan E‑Sport, hiburan, dan wadah kreativitas anak muda semata, melainkan juga sekaligus menjadi media penyampaian pesan penting tentang tanggung jawab kolektif dalam pelestarian lingkungan.

BACA JUGA:  Wakapolda Jateng, Brigjen Pol. Latif Usman, Lepas Gelombang Perdana, Program Valet Ride di Brebes

Menjelaskan maksud di balik kegiatan ini, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyampaikan bahwa penanaman pohon memiliki makna simbolis yang kuat: semangat dan kemampuan generasi muda tidak hanya terbatas pada kecepatan berpikir dan prestasi di dunia maya atau ruang digital, tetapi juga harus nyata dalam tindakan menjaga kelestarian alam.

“Kapolda Jateng Cup 2026 disiapkan bukan hanya sebagai ajang perlombaan, melainkan juga sarana pembinaan karakter agar generasi muda memiliki kesadaran tinggi terhadap masa depan lingkungan. Melalui gerakan ini, kami ingin menegaskan satu pesan utama: kemajuan teknologi dan pesatnya perkembangan dunia digital harus berjalan seiring dan berimbang dengan kepedulian nyata terhadap bumi tempat kita hidup,” tegas Kombes Pol Artanto usai rangkaian penanaman selesai dilaksanakan.

Tema yang diusung — “Dari Generasi Muda Untuk Masa Depan Indonesia” — juga mengandung harapan agar anak muda saat ini tidak hanya dikenal sebagai kelompok yang cerdas, kreatif, dan cepat beradaptasi dengan zaman, tetapi juga memiliki jiwa tanggung jawab untuk mewariskan lingkungan yang tetap sehat, bersih, dan lestari bagi generasi setelahnya.

“Ada filosofi mendalam di sini: pohon yang kita tanam hari ini, dalam beberapa tahun akan tumbuh besar dan memberi manfaat kehidupan bagi sekitarnya. Begitu juga dengan pembinaan generasi muda. Segala sesuatu yang kita ‘tanamkan’ dan bangun sejak dini — baik itu berupa nilai karakter, prestasi, maupun rasa peduli terhadap lingkungan — kelak akan tumbuh menjadi kekuatan dan bekal kokoh bagi kemajuan bangsa Indonesia,” jelasnya lebih lanjut.

BACA JUGA:  Buka Kegiatan Baksos Kesehatan dan Kesiapsiagaan Bencana, Ayu Marzuki Ajak Warga Peduli Stunting

Gerakan ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen lembaga Polri untuk terus hadir dan mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan kaum muda, termasuk dalam mendorong isu‑isu pelestarian lingkungan serta mendukung konsep pembangunan berkelanjutan.

“Kami berharap langkah sederhana namun bermakna ini dapat menginspirasi masyarakat luas — khususnya generasi muda — bahwa menjaga lingkungan tidak harus selalu berupa hal besar dan sulit, melainkan bisa dimulai dari tindakan‑tindakan kecil yang dilakukan bersama. Semoga pohon‑pohon yang ditanam hari ini kelak tumbuh rindang menjadi simbol nyata dari tumbuhnya semangat kebersamaan, kepedulian, serta optimisme dalam menyongsong masa depan Indonesia yang lebih hijau, asri, dan lebih baik,” pungkasnya.

Setelah rangkaian pembukaan dan penghijauan selesai dilaksanakan, suasana beralih menjadi lebih meriah dengan beragam kegiatan pendukung yang disiapkan untuk menyempurnakan suasana festival anak muda. Selain pertandingan utama Mobile Legends, juga tersaji berbagai hiburan menarik lainnya: mulai dari sesi pertemuan dan foto bersama pemain profesional E‑Sport, kompetisi kostum atau cosplay, penampilan grup musik, lomba kelompok pendukung, hingga panggung festival kuliner daerah. Semuanya dikemas agar tercipta suasana yang modern, dinamis, penuh semangat persaudaraan, dan tetap berakar pada nilai‑nilai positif.

 

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *