Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Antrian Online Mobile JKN, Inovasi Kesehatan Mudahkan Ulfi Berobat Mata

IMG 20250313 203723
Ulfi Mawaddah, mahasiswi cantik yang menggunakan fitur Antrian Mobile JKN BPJS Kesehatan saat lakukan pengobatan mata. (Foto:hariandaerah.com/Sukma)

KOTA LANGSA – Dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat secara menyeluruh, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berkomitmen untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Berbagai inovasi program JKN hadir untuk melindungi masyarakat yang memiliki masalah kesehatan. Tak terkecuali penyakit yang berhubungan dengan indera penglihatan.

Kesehatan mata menjadi hal yang krusial bagi seseorang dan jika terganggu akan menghambat produktifitas. Salah satu peserta yang merasakan manfaat Program JKN adalah Ulfi Mawaddah (22).

Mahasiswi cantik ini membagikan pengalamannya menggunakan Program JKN. “Sejak beberapa bulan lalu, saya merasa penglihatan mata sudah mulai kabur dan tidak jelas melihat saat malam hari, apalagi saat berkendara,” ucapnya.

Ulfi Mawaddah sempat berfikir jika ini hanya efek kelelahan ataupun kurang tidur, namun kini ia merasa kondisi tersebut mengganggu aktivitasnya terutama saat sedang berkendara. Kemudian diputuskan untuk melakukan pemeriksaan mata di Klinik Spesialis Langsa setelah mendapatkan rujukan dari Puskesmas Langsa Baro.

“Dari mulai pemeriksaan sampai mendapat obat, semuanya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Saya bahkan tidak mengeluarkan biaya sepeserpun untuk pengobatan pertama ini,” terang Ulfi saat pemeriksaan Februari lalu.

Sosok gadis putih ini menceritakan betapa beruntung dirinya menjadi bagian program JKN dari BPJS Kesehatan, karena sejak terdaftar sebagai peserta JKN, ia dapat mengakses layanan kesehatan dengan maksimal tanpa mengkhawatirkan biaya lagi.

BACA JUGA:  Pengamat Pertanyakan Kinerja Tim Pencari Fakta Bentukan BPKN Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

“Program JKN ini memberikan akses yang lebih mudah dan terjangkau bagi banyak orang untuk mendapat perawatan medis yang dibutuhkan tanpa harus khawatir dengan biaya,” beber Ulfi dengan senyuman manisnya.

“Saya beruntung menjadi peserta JKN, karena bisa mendapatkan perlindungan kesehatan yang memadai. Saya merasa lebih aman dan tenang karena memiliki jaminan kesehatan yang dapat diandalkan,” tambahnya lagi.

Ulfi menjelaskan, bahwa sakit datang menerpa tidak ada yang tahu kapan. Kalaupun tiba-tiba sakit, tidak perlu khawatir dengan biaya yang akan dikeluarkan saat berobat, karena semua sudah dijamin oleh Program JKN.

“Layanan kesehatan dapat diakses dengan memanfaatkan fitur Pendaftaran Pelayanan (Antrean) yang ada di Aplikasi Mobile JKN. Fitur ini inovasi yang efesien dalam memudahkan pasien untuk mendaftar antrean secara online terlebih dahulu sebelum datang di lokasi fasilitas kesehatan, sehingga tidak perlu menunggu lama,’ terang Ulfi.

Kemudian ia mengapresiasi keberadaan Aplikasi Mobile JKN yang disediakan oleh BPJS Kesehatan. Ia sangat senang dengan Mobile JKN ini karena dapat diandalkan oleh peserta program JKN.

BACA JUGA:  Tak Perlu Ribet, Akses Kesehatan Bersama JKN Kini Semudah Sentuhan Jari

“Dengan begini, apabila peserta memerlukan pelayanan administrasi, seperti mengambil antrean online bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja saat butuh pelayanan,” sebutnya.

Menurut Ulfi, sistem antrean online benar-benar membantu dan memberikan kemudahan bagi peserta JKN yang akan mengakses layanan kesehatan, baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL).

Antrean online bukan hanya sekadar fitur modern, tetapi juga merupakan bentuk nyata dukungan teknologi dalam memberikan kemudahan bagi masyarakat. Fitur ini sangat relevan bagi lansia yang membutuhkan kenyamanan dan efisiensi dalam mendapatkan layanan kesehatan.

Dikatakan juga, dengan adanya kemudahan akses ini, hidupnya terasa lebih ringan. Ia tidak perlu repot, tetapi kesehatannya tetap terjaga. Ia berharap semoga semakin banyak orang yang membutuhkan layanan kesehatan bisa memanfaatkan teknologi Mobile JKN.

“Semakin banyak peserta JKN yang manfaatkan fitur antrean online maka pelayanan di fasilitas kesehatan harapannya akan semakin cepat dan efisien,” ungkap Ulfi Mawaddah penuh harap.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *