Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Breaking News! Lima Rumah Hangus Terbakar di Langsa Jelang Ganti Tahun

IMG 20241231 194415
Petugas Damkar BPBD Kota Langsa bersama TNI dan masyarakat saat membantu pemadaman api dilokasi kebakaran rumah di Gampong Sungai Pauh Pusaka. (Foto:hariandaerah.com/Sukma)

KOTA LANGSA – Sebanyak lima (5) rumah di Gampong Sungai Pauh Pusaka, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa hangus terbakar menjelang malam pergantian tahun, Selasa (31/12/2024) sore.

Amatan wartawan hariandaerah.com dilokasi kebakaran, lorong Kantor Geuchik Sungai Pauh Pusaka, ada 3 bangunan yang terdiri dari 5 rumah yang hangus terbakar dan 2 rumah terdampak.

Pj Geuchik Sungai Pauh Pusaka, Freddy Alam Sujaya yang berada dilokasi kebakaran menyampaikan, bahwa kebakaran beberapa unit rumah diketahui sekitar pukul 17.00 WIB.

“Sebelum datang mobil pemadam kebakaran (Damkar) dari BPBD Kota Langsa, pemadaman dilakukan oleh warga dengan seadanya,’ ucapnya kepada media hariandaerah.com.

BACA JUGA:  Bank Indonesia Lhokseumawe dan Pemko Gelar Soft Launching Pekan QRIS Nasional 2024

Fredy Alam Sujaya yang akrab disapa Acuy ini menjelaskan, ada 3 bangunan yang terbakar, 1 permanen dan 2 rumah kayu. Semua yang terbakar itu dihuni oleh 5 Kepala Keluarga (KK).

IMG 20241231 194250
Pemadaman api dilokasi kebakaran rumah di Gampong Sungai Pauh Pusaka, Selasa (31/12/2024).

“Kebakaran ini juga berimbas kepada 2 rumah lainnya dengan 2 KK,” sebutnya.

Selanjutnya dikatakan, untuk 2 rumah yang terbakar itu disekat-sekat jadi 3 rumah. Jadi total ada 5 rumah yang terbakar dari 7 KK dengan jumlah 21 jiwa.

Berikut data pemilik rumah, yaitu Maimunah, Lek Pairin Anto, Karimun, Ismail, Agus salim dan M Daud. Sedangkan yang terdampak yaitu rumah Cut Disiah dan Rudi Hartono

BACA JUGA:  Sambut Hut Humas Polri ke-71, Polres Aceh Barat Laksanakan Berbagai Kegiatan Bersama Wartawan

Acuy menambahkan, pemadaman api sebelum berimbas kerumah lainnya dibantu oleh 3 Damkar dan 1 dam air yang tiba dilokasi kebakaran.

“Untuk kerugian belum bisa ditentukan, namun kalau kita lihat dan prediksi kerugiannya mencapai ratusan juta rupiah,” ungkap Fredi.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *