Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Dalam Pidato Perdana, Bupati Annisa: Saatnya Kita Bersatu Membangun Daerah

WhatsApp Image 2025 03 03 at 21.32.25
Pidato Perdana Bupati Dharmasraya Anisa Rahmadhani di hadapan DPRD Dharmasraya. (Foto: Ist).

DHARMASRAYA – Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, menyampaikan pidato perdananya dalam Sidang Paripurna Istimewa yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Jemi Hendra, pada Senin (03/03/2025). Dalam pidatonya, Annisa menegaskan komitmennya untuk membawa Dharmasraya menuju kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bekerja bersama menghadapi tantangan pembangunan.

“Pilkada telah usai. Kini bukan lagi saatnya berbicara perbedaan, melainkan saatnya kita bergandengan tangan, bersatu dalam satu tekad untuk membangun Dharmasraya,” ujar Annisa.

Ia menyoroti tantangan besar yang dihadapi Dharmasraya, salah satunya adalah ketergantungan fiskal terhadap dana transfer pusat.

“Saat ini, lebih dari 85% pendapatan daerah masih berasal dari dana transfer pusat. Kita harus mulai membangun kemandirian fiskal agar tidak selalu tergantung pada kebijakan pusat,” tegasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi infrastruktur yang masih terbatas. Saat ini, hanya 54% jalan di Dharmasraya berada dalam kondisi mantap, sementara harga sawit yang tidak stabil terus memberikan dampak signifikan terhadap ekonomi masyarakat, terutama petani.

“Kita tidak bisa terus-menerus membiarkan ketimpangan ini terjadi. Pembangunan infrastruktur harus diprioritaskan, terutama yang mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan,” tambahnya.

Dalam 100 hari kerja pertama, Bupati Annisa menargetkan langkah strategis untuk membangun Dharmasraya yang lebih mandiri. Salah satunya adalah realokasi anggaran sebesar Rp57 miliar yang akan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur guna mendukung ketahanan pangan dan energi.

BACA JUGA:  Ukir Sejarah di Payakumbuh, Pramuka MAN 1 Bukittinggi Kembali Raih Juara Umum LAGAK VI

Di sektor pertanian, ia mengusulkan program Petani Milenial, yang bertujuan meningkatkan produktivitas petani dengan bantuan alat pertanian, benih, pupuk, dan modal usaha.

“Jika kita ingin meningkatkan kesejahteraan petani, maka kita harus memberikan mereka akses yang lebih baik terhadap teknologi dan pasar,” katanya.

Selain itu, Annisa juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan memberikan makanan sehat bagi anak-anak dan ibu hamil, sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.

“Dengan adanya program ini, kita tidak hanya meningkatkan gizi masyarakat, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi yang besar. Setiap dapur umum yang kita bangun akan menggerakkan roda ekonomi daerah,” paparnya.

Di sektor kesehatan, pemerintah berencana meningkatkan status RSUD Sungai Dareh dari tipe C ke tipe B, serta membangun rumah sakit swasta baru untuk pemerataan layanan kesehatan.

“Kesehatan adalah hak dasar masyarakat. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa setiap warga Dharmasraya mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Annisa.

Annisa juga menyinggung kesejahteraan Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya terkait Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).

“Saya memahami bahwa kinerja yang baik harus dihargai dengan layak. Oleh karena itu, kita akan berupaya memastikan bahwa TPP ASN dapat ditingkatkan secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran daerah,” ujarnya.

Namun, ia juga menekankan bahwa peningkatan kesejahteraan ASN harus sejalan dengan peningkatan kinerja dan disiplin kerja.

“Kita ingin ASN yang tidak hanya bekerja untuk memenuhi kewajiban, tetapi juga memiliki semangat untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Kenaikan TPP harus berbanding lurus dengan peningkatan etos kerja dan inovasi dalam pelayanan publik,” tambahnya.

BACA JUGA:  Job Fair Career Expo SMKN 3 Karang Baru, Ini Harapan Pemkab Aceh Tamiang

Annisa juga menegaskan bahwa pemerintahannya akan berfokus pada transparansi dan pemberantasan korupsi.

“Pemerintahan yang bersih dan transparan adalah kunci pembangunan yang berkelanjutan. Kita tidak akan mentolerir praktik korupsi sekecil apa pun,” katanya dengan tegas.

Sidang paripurna yang diikuti pimpinan dan anggota DPRD turut dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah, Forkopimda, Sekda, Kepala OPD, Wali Nagari, pimpinan lembaga pemerintah non-struktural, organisasi masyarakat, perbankan, serta sejumlah pemimpin perusahaan.

Tampak pula sejumlah tokoh masyarakat, di antaranya Bupati Dharmasraya Periode 2005-2010, Marlon Martua, yang juga merupakan ayah kandung Annisa Suci Ramadhani.

Dalam kesempatan itu, dilakukan penyerahan memori jabatan dari Bupati Dharmasraya 2016-2025, Sutan Riska Tuanku Kerajaan, kepada pasangan Bupati-Wabup Dharmasraya periode 2025-2030, Annisa-Leli.

Menutup pidatonya, Bupati Annisa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun Dharmasraya.

“Saya percaya, dengan kerja keras, niat yang tulus, dan semangat kebersamaan, kita bisa membawa Dharmasraya menjadi daerah yang lebih maju, lebih mandiri, dan lebih sejahtera,” pungkasnya.

Penulis

Penulis: ErmanEditor: Herlin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *