Aceh Barat – Dalam rangka membangkitkan semangat Usaha Mikro , Kecil dan Menengah (UMKM) di Aceh Barat, Dinas Pertanian Aceh menggelar pasar tani di bumi Teuku Umar. Acara tersebut berlangsung meriah yang dipusatkan di halaman depan Gedung Olahraga dan Seni (GOS) setempat, Kamis (16/11/2022).
Pasar Tani yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan didukung penuh oleh Dinas Pertanian Aceh Barat berjalan baik sesuai harapan, meski keadaan alam kurang bersahabat, namun partisipasi petani juga terlihat begitu baik sehingga tujuan Pemerintah mempertemukan Konsumen dengan produsen tanpa perantara telah terlaksana.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pertanian Aceh, Cut Huzaimah kepada hariandaerah.com usai meninjau lapak pedagang bersama Pj Bupati Aceh Barat, Danrem Teuku Umar, Dandim Aceh Barat, Kadis Pertanian Aceh Barat dan sejumlah pejabat lainnya.
Menurutnya, pihak Dinas Pertanian Propinsi hanya menyemangati awal saja kegiatan pasar tani di kabupaten selanjutnya diharapkan Aceh barat menumbuhkan pasar serupa minimal sebulan 2 kali, agar UMKM hidup dan harga jual hasil tani pun dapat Menekan harga pasar, sebab petani dibantu lapak secara gratis dengan kapasitas barang untuk dijual terserah pedagang
“Dinas Pertanian nantinya tinggal menyediakan tenda dan meja untuk penjual hasil tani, seperti di Lhokseumawe dan Kota Langsa mereka sudah mulai setelah di gerakkan Pemerintah Aceh sekali saja,” kata Cut Huzaimah
Disampaikan Cut Huzaimah, Pasar Tani sebelumnya telah digelar di Banda Aceh, saat para Pelaku UMKM dan Petani datang berkunjung, banyak petani yang bertanya kapan digelar Pasar Tani di kabupaten kota?
Nah, menjawab pertanyaan tersebut, pihaknya melakukan Pasar Tani di Kabupaten dan Kota di Aceh, diantaranya di Lhokseumawe dan kota Langsa, lalu pada tahun ini dibuka di Meulaboh, selanjutnya rencana digelar di kabupaten/kota lainnya tetapi prinsip Distan hanya sekali selebihnya diharapkan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten maupun Pemko.
Ditanya bagaimana respon Pj Bupati Aceh Barat terhadap pasar tani yang digelar di Meulaboh, Kadis Pertanian Aceh mengaku Pasar Tani tersebut direspon sangat baik oleh Mahdi Effendi selaku pemimpin Aceh barat saat ini, mungkin dalam waktu dekat akan duduk bersama petani dan UMKM guna membahas upaya menggelar pasar tani kedepannya, Tadi semua Stand dikunjunginya tak ditinggal satupun untuk melihat hasil produksi petani
“Respon Bupati Aceh barat welcome banget tadi beliau kunjungi semua stand tani tidak satupun ditinggalkannya, Bupati akan mengajak pihak terkait untuk duduk khusus guna membicarakan hal-hal yang diperlukan pada pasar tani,” terang Huzaimah
Ditanya mungkinkah propinsi mensupport anggaran untuk pasar tani Kabupaten/kota, Huzaimah spontan mengatakan gak mungkin mendukung dana kepada 23 kabupaten/kota, acara hari ini saja didukung APBN, sebenarnya Dinas Kabupaten hanya menyediakan tenda saja sama meja, bisa dibuat selamanya karena biayanya gak besar
Harapan Kadis dalam kesempatan wawancara tersebut kegiatan serupa bisa dilaksanakan rutin agar petani dan UMKM terus tumbuh dan berkembang, tutupnya
Pantauan media ini dilokasi pasar tani, terlihat puluhan lapak dimanfaatkan pedagang untuk berjualan hasil tani mulai dari sayur manyur, beras, makanan olahan, dan Pulot panggang juga susu kambing, meski dibuka setengah hari partisipasi Masyarakat tergolong tinggi untuk datang dan melihat hasil produksi petani tak jarang warga membelinya.













