Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Hukrim  

Hendak Tawuran, Personel Polsek Syiah Kuala Amankan Para Pelaku

Pembacokan
Pelaku Pembacokan Saat Diamankan Personel Polsek Syiah Kuala. (Foto: Humas Polresta Banda Aceh).

BANDA ACEH – Personel Polsek Syiah Kuala, Polresta Banda Aceh amankan tiga pelaku yang akan melakukan tawuran, Minggu (21/1/2024) dini hari.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli melalui Kapolsek Syiah Kuala Iptu Cut Laila Surya membenarkan telah di amankan nya para pelaku yang akan melakukan tawuran.

“Benar, kami telah mengamankan tiga pelaku yang akan melakukan tawuran, dan kini telah kami serahkan ke Satreskrim Polresta Banda Aceh,” ucap Cut Uya.

Pembacokan
Para Pelaku Pembacokan Saat Diamankan Petugas. (Foto: Humas Polresta Banda Aceh).

Lebih lanjut, Cut Uya mengatakan, bahwa Pelaku tersebut yakni, NZR (20) warga Sabang, ZZM (18) dan KK (19) warga Aceh Besar.

“Rencana tawuran antar remaja itu terjadi di Jalan Teuku Nyak Arif, tepatnya di depan Perpustakaan Wilayah (Puswil) Aceh, Banda Aceh, ini merupakan hasil  interogasi terhadap pelaku yang diamankan,” kata Cut Uya.

“Kemudian, barang bukti yang disita berupa sebilah gergaji yang telah dimodifikasi bentuk parang bergerigi,” tuturnya.

BACA JUGA:  Bentrok Antar Kelompok 1 Orang Tewas, Polisi Tetapkan 5 Tersangka

Cut Uya menjelaskan, awal mula kejadian rencana tawuran antar remaja di depan Kantor Perpustakaan Wilayah Aceh. Kemudian salah satu kelompok dengan mengendarai sepeda motor melihat ada warga yang melintasi sehingga para pelaku berbalik arah dengan mengayunkan senjata tajam kearah badan M Zulmi (29) warga Lamduro, Aceh Besar.

“M Zulmi seketika itu berusaha melarikan diri ke Warkop Benk Kupi gampong Lamgugob, namun ia disitu di aniaya oleh para pelaku sehingga korban mengalami luka sayat di jari sebelah kanan,” ujarnya.

Sementara itu, kata Cut Uya, M Zulmi merupakan pekerja bengkel asal gampong Lamduro, Aceh Besar yang baru selesai bekerja.

Pembacokan
Korban Pembacokan Saat Dirawat di Rumah Sakit. (Foto: Humas Polresta Banda Aceh).

“Kemudian, tak selesai disitu, para pelaku pun melakukan penganiayaan terhadap Fahkrus Walidan (23) Mahasiswa UIN Ar Raniry asal Simeulue, yang sedang menikmati kopi. Ia mengalami luka dibagian kepala, pergelangan kiri dan punggung belakang sebelah kiri, jelas Cut Uya.

BACA JUGA:  Siang Ini, 3 Saksi Dugaan Pemerasan SYL Akan Diperiksa Polisi

Cut Uya menyampaikan, para pelaku berhasil diamankan oleh personel Polda Aceh yang sedang berada di warung tersebut sebanyak empat orang. Mereka adalah LH (19) warga Geundrieng, MRF (18) warga Pasheu Beutong, AND (16) warga Ajuen Jeumpet dan MAR (31) warga Mata Ie. Kesemua merupakan warga Aceh Besar.

“Mereka ditangkap karena telah melakukan penganiayaan dengan cara mengayunkan parang kearah warga yang sedang melintasi jalan dan warga yang berada di Warkop Benk Kupi, gampong Lamgugob, sehingga ada korban yang mengalami luka dibagian kepala, lengan, telapak tangan dan punggung belakang sebelah kiri, ” ucap Cut Uya.

Saat melakukan pembacokan, para pelaku menggunakan helm dan masker dengan membawa senjata tajam.

Pasca kejadian tersebut, warga didampingi Personel Polsek Syiah Kuala membawa korban ke RSP USK dan selanjutnya di rujuk ke RSUZA Banda Aceh.

“Kini, ke tujuh pelaku diamankan di Satreskrim Polresta Banda Aceh,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *