Nagan Raya – Beberapa Janji kampanye Bupati Nagan Raya, H M Jamin Idham dinilai ada yang belum terealisasi sampai akhir masa jabatannya, sebagaimana terucapan dalam visi misinya saat pertama mencalonkan diri sebagai pimpinan Daerah Nagan Raya periode 2017-2022.
Demikian disampaikan salah seorang pemuda Nagan Raya, Hasmainor kepada media hariandaerah.com, Sabtu (17/9/2022). “Selama menjadi Bupati Nagan Raya H. M Jamin Idham dinilai gagal dalan kinerjanya,”ungkap Hasmainor.
Adapun visi misi HM Jamin Idham dalam kampanyenya, jelas Hasmainor, salah satu di antaranya meningkatkan kondisi dan permasalahan yang dihadapi serta isu-isu strategis daerah yang ditetapkan visi Kabupaten Nagan Raya selama 5 (lima) tahun ke depan (2017-2022), yaitu mewujudkan Kabupaten Nagan Raya yang sejahtera, mandiri, maju dan berdaya saing melalui pemberdaya ekonomi masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia berlandaskan syariat Islam.
Jelas Hasmainor lagi, visi ini juga sejalan dengan sasaran pokok dan kebijakan arah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMD) Kabupaten Nagan Raya untuk Tahapan Pembangunan Ke-3 tahun 2018-2022.
“Visi-misi selama ini yang dijanjikan belum terealisasi sampai masa jabatannya barakhir. Selama ini yang dijalankan Bupati Nagan Raya di luar dari pada visi-misi yang dulu dijanjikan pada tahun 2017 lalu namun,” terang Hasmainor.
Lanjutnya, dulu pemerintah pernah mengatakan bahwasanya setiap ada kematian warga Nagan raya maka akan disalurkan biaya santunan sebesar Rp 21 juta per kepala keluarga (KK), namun hal itu hanyalah isapan jempol belaka bagi masyarakat Nagan Raya, guna dirinya menang dalam pilkada.
“Mutu pembangunan, kemajuan pendidikan Nagan Raya kini juga belum meningkat, banyak sekolah yang tertinggal di Nagan Raya ini yang luput dari kepeduliannya sebagai pimpinan daerah,” ungkap Hasmainor lagi.
Selain itu, menurut Hasmainor banyak kecamatan di wilayah tersebut yang ketinggalan dan belum ada kemajuan, salah satunya dari segi teknologi informasi dan pendidikan.
“Dari segi teknologi informasi banyak daerah di Nagan Raya yang belum tersentuh jaringan, dan segi pendidikan masih belum mampu bersaing dengan daerah lain,” pungkas Hasmainor.
Harapannya pemuda Nagan Raya ini kepada bupati Nagan Raya agar dapat menyelesaikan visi dan misinya yang belum terealisasi, walaupun masa jabatannya hampir berakhir.














