SIMEULUE – Komite Peralihan Aceh (KPA) dan Partai Aceh (PA) Wilayah Simeulue menyalurkan bantuan korban kebakaran Kampung Air. Bantuan kebakaran tersebut langsung diserahkan oleh Ketua KPA Wilayah Simeulue, Hermansyah pada Kamis (20/2/2025) di Kampung Air kecamatan Simeulue Tengah Kabupaten Simeulue.
Ketua KPA Wilayah Simeulue, Hermansyah mengatakan, bantuan tersebut merupakan sumbangsih dari tim Pemenangan Mualem-Dek Fadh sebagai wujud keprihatinan terhadap para korban kebakaran di Kampualng Air Kecamatan Simeulue Tengah kabupaten Simeulue.
“Ketua Tim Pemenangan Mualem – Dek Fadh, Kamaruddin alias Abu Razak turut prihatin atas derita yang dialami saudara-saudara kita yang terdampak korban kebakaran ini, Abu Razak tidak dapat hadir menyerahkan bantuan ini, namun beliau menitipkan salam buat saudara-saudara kita yang ditumpa kebakaran ini, pesan belau juga kiranya kepada para yang tertimpa musibah ini, dapat bersabar,” kata Hermansyah atau yang akrab disapa Man Kobra ini saat menyalurkan bantuan.
Pada kesempatan tersebut, selain Abu Razak, Hermansyah alias Man Kobra juga menyampaikan salam dari Gubernur Aceh, Mualem yang juga turut prihatin atas musibah kebakaran di Kampung Air tersebut yang tidak dapat hadir karena kesibukan Mualem sebagai Gubernur.

“Pak Gubernur kita Mualem sebagai Ketua Umuk Partai Aceh juga menitip.salam dan turut perihatin terhadap musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Kampung Air,” sambung Man Kobra.
Diakhir penyampaiannya, Hermansyah selaku ketua KPA Wilayah Simeulue dan Tim Pemenangan Mualem menyampaikan, bahwa Pengurus KPA, PA dan Tim Pemenangan Mualem di Simeulue turut prihatin atas musibah kebakaran tersebut dan ia juga turut berterimakasih kepada semua pihak yang telah membantu melancarkan bantuan tersebut sehingga bisa sampai ke pihak yang ditimpa musibah.
“Kita berdoa, semonga saudara-saudara diberi kekuatan oleh Allah dalam menghadapi musibah kebakaran ini,” tutup Man Kobra.
Kobaran api melalap kawasan pertokoan dan pemukiman di Desa Kampung Air, Kecamatan Simeulue Tengah, pada Minggu (16/2/2025) dini hari. Dalam insiden yang terjadi sekitar pukul 03.30 WIB tersebut, sebanyak 48 unit ruko hangus terbakar sebelum petugas berhasil mengendalikan api pada pukul 06.30 WIB.















