Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Lokmin Triwulan Puskesmas Sukamulya Perkuat Penurunan Stunting dan Pengendalian DBD-TBC

Lokmin Triwulan, Puskesmas Sukamulya Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tingkatkan Layanan Kesehatan

berita 9be39a30 e0c0 4abe 91bf 1a2dfc0d36b9 1

Tangerang  – Puskesmas Sukamulya melaksanakan kegiatan Lokakarya Mini (Lokmin) Triwulan sebagai upaya memperkuat koordinasi, evaluasi, dan perencanaan program kesehatan di wilayah kerjanya, Senin (23/2).

Kegiatan tersebut dihadiri unsur lintas sektor, antara lain perwakilan kecamatan, kepala desa, kader kesehatan, serta mitra terkait lainnya. Forum ini menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi capaian program selama tiga bulan terakhir sekaligus mengidentifikasi berbagai permasalahan di lapangan.

Kepala Puskesmas Sukamulya dalam sambutannya menyampaikan bahwa Lokmin Triwulan merupakan instrumen penting dalam menjaga kesinambungan program serta memastikan pelayanan kesehatan berjalan sesuai target indikator yang telah ditetapkan.

“Melalui Lokmin ini, setiap penanggung jawab program memaparkan capaian kinerja, kendala yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut pada triwulan berikutnya. Evaluasi bersama menjadi kunci agar perbaikan dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bersama JKN, Hadapi Aktivitas Harian Tanpa Cemas Biaya Kesehatan

Ia menjelaskan sejumlah fokus program yang menjadi perhatian, di antaranya pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, penguatan Posyandu ILP (Integrasi Layanan Primer), percepatan penurunan stunting, serta pengendalian penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Tuberkulosis (TBC).

Sementara itu, Camat Sukamulya, Khalid Mawardi, menyatakan dukungannya terhadap penguatan sinergi lintas sektor dalam pembangunan bidang kesehatan di wilayahnya.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan Lokmin Triwulan ini karena menjadi ruang koordinasi yang efektif antara puskesmas, pemerintah desa, dan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi yang solid akan mempercepat pencapaian target kesehatan, khususnya dalam penurunan stunting dan pengendalian penyakit menular,” katanya.

Menurut dia, keterlibatan aktif pemerintah desa dan kader kesehatan di tingkat lapangan sangat menentukan keberhasilan program, terutama dalam menjangkau masyarakat secara menyeluruh.

BACA JUGA:  Sejak Tahun 2004 Hinggga 2023, Positif HIV-AIDS Di Aceh Capai 2093 Orang

Dalam kegiatan tersebut juga disepakati sejumlah langkah konkret, antara lain penjadwalan kegiatan terpadu lintas sektor, optimalisasi peran kader kesehatan, serta penguatan sistem pencatatan dan pelaporan program. Kesepakatan itu diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan sekaligus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

Puskesmas Sukamulya menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan Lokakarya Mini secara rutin dan berkesinambungan sebagai bagian dari strategi mewujudkan pelayanan kesehatan yang responsif, terintegrasi, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *