Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh, Polri  

Polda Aceh Targetkan 600 Ton Panen Jagung, Ratusan Alsintan Dikerahkan

WhatsApp Image 2025 07 09 at 20.35.40 scaled
Kapolda Aceh Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko bersama kelompok tani dan jajaran Polda Aceh saat meninjau kegiatan penanaman jagung serentak kuartal III di Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (9/7/2025). (Foto: Humas Polda Aceh).

ACEH BESAR — Polda Aceh mengerahkan ratusan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mendukung kegiatan penanaman jagung serentak pada kuartal III. Program ini merupakan bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan nasional.

Adapun alsintan yang dikerahkan meliputi: enam unit traktor roda empat, 23 unit handtraktor, 115 unit corn seeder, 46 unit pompa air, 56 unit alat pengukur tanah, dan 46 unit sprayer.

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Dr. Achmad Kartiko, mengatakan bahwa kegiatan ini turut melibatkan Kelompok Tani Palapa KM 66, salah satu dari 54 kelompok tani yang berpartisipasi langsung dalam penanaman jagung tersebut.

“Benih jagung yang digunakan adalah jenis Maxxi, benih unggulan dari Dinas Pertanian Aceh Besar. Benih ini terbukti adaptif terhadap kondisi cuaca dan menghasilkan pertumbuhan yang seragam serta optimal,” ujar Irjen Kartiko usai menghadiri kegiatan penanaman jagung serentak di Desa Suka Damai, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (9/7/2025).

BACA JUGA:  Untuk Usaha Produktif, Baitul Mal Gayo Lues Pelajari Pemberdayaan Zakat-Infak

Ia menjelaskan, hasil verifikasi lapangan bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) menunjukkan bahwa total lahan siap tanam mencapai 141,7 hektare, terdiri atas 41 hektare kawasan perhutanan sosial dan 100,7 hektare lahan non-perhutanan sosial.

“Nantinya kami akan mendorong kerja sama lanjutan dengan kementerian dan instansi terkait dalam hal penambahan lahan, melalui koordinasi strategis dengan KLHK, ATR/BPN, dan pemerintah daerah,” jelasnya.

Jenderal lulusan Akabri 1991 itu menambahkan, penanaman jagung akan dilakukan secara bertahap di 56 titik lahan di wilayah jajaran polres dan polresta, dengan target panen mencapai 600 ton.

BACA JUGA:  DSI Aceh Gelar Festival Anak Saleh di Pidie

“Program ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan nasional, tapi juga menjadi upaya meningkatkan ekonomi masyarakat serta memperkuat stabilitas keamanan di Aceh,” pungkasnya.

Irjen Kartiko juga menyampaikan harapannya agar Kapolri dan instansi terkait terus memberikan dukungan dan arahan, khususnya dalam mengatasi persoalan struktural ketersediaan lahan demi mewujudkan pembangunan yang adil dan inklusif di Aceh.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *