Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Ramah Tamah ke-9, Muhadi Setiabudi Ajak Pers dan Aktivis Jaga Kebersamaan Bangun Daerah

IMG 20260801 WA0009
DR. HC. H. Muhadi Setiabudi kiri didampingi H. Abdul Aris Assaad saat berbagi inspirasi dalam acara Ramah Tamah rutin bersama pers dan aktivis di Grand Dian Hotel Guci, 1 Agustus 2026.(Foto dok hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Suasana penuh kehangatan dan keakraban menyelimuti acara Ramah Tamah Pimpinan PT Dedy Jaya Lambang Perkasa bersama insan pers dan aktivis LSM se-Kabupaten Brebes. Kegiatan berlangsung di Grand Dian Hotel Guci, Sabtu malam (1/8/2026).

Mewakili rekan-rekan wartawan, Eko Saputro menyampaikan terima kasih yang mendalam kepada DR. HC. H. Muhadi Setiabudi. “Tak cukup rasanya diucapkan sekali, ribuan terima kasih kami sampaikan. Kami senantiasa mendoakan Bapak senantiasa sehat, dan kami berjanji untuk selalu berjalan berdampingan,” ujarnya.

Ia menegaskan kebersamaan ini bukan hanya saat ada kegiatan semata. “Mari kita bangun kabupaten ini bersama, dalam suka maupun duka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Eko menegaskan peran pers sebagai mitra sekaligus kontrol sosial pembangunan di Kabupaten Brebes. “Kami siap menjalankan fungsi tersebut. Inisiatif Bapak patut diapresiasi tinggi, mengingat beliau merupakan satu-satunya pengusaha di Brebes yang rutin menggelar ramah tamah bersama pers dan aktivis setiap enam bulan sekali,” tambahnya.

Sementara itu, Muflih yang akrab di sapa Ujang , mewakili aktivis LSM menyampaikan rasa tersanjung. “Sangat jarang kami berkumpul dalam suasana sehangat ini. Rasanya seolah kita sudah menjadi satu keluarga besar yang guyub,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Sirup Batuk Anak Diduga Sebabkan Kematian, IAI Aceh: Himbau Masyarakat Konsultasi Obat ke Apotoker

Ia pun mengajak seluruh hadirin mendoakan kesembuhan DR. HC. H. Muhadi Setiabudi yang baru saja menjalani operasi. “Mari kita doakan semoga kesehatan pulih sepenuhnya, diberi kekuatan, dilipatgandakan rezekinya, dan semangat yang semakin pantang menyerah,” ajaknya. Di akhir sambutan, ia menegaskan komitmen keluarga besar aktivis Pantura untuk terus berjalan bersama dalam kebaikan.

Sebelum masuk pada pemaparan kiat sukses dan tausiyah, DR. HC. H. Muhadi Setiabudi menjelaskan pertemuan ini telah digelar untuk kesembilan kalinya, rutin diagendakan setiap enam bulan sekali guna menjaga silaturahmi. “Kita sudah sembilan kali bertemu seperti ini. Ke depan, saya juga mempersilakan jika acara serupa nanti digelar di Grand Dian milik kami di wilayah Cirebon,” ujarnya ramah.

Ia pun berbagi sekilas perjalanan usahanya yang ditempuh dengan perjuangan berat selama 45 tahun. “Alhamdulillah selama masa itu, meski awal merintis sampai berdarah-darah, belum pernah terseret berita atau peristiwa negatif sedikit pun,” tegasnya. Berkat konsistensi dan ketekunan, kini jejak bisnisnya berkembang pesat dengan menaungi lebih dari 80 perusahaan yang tersebar di berbagai kota.

BACA JUGA:  Emak-emak Militan di Pandeglang Siap Mengkan Andra Soni Gubernur Banten Sekali Putaran

Saat ini, DR. HC. H. Muhadi Setiabudi menyatakan sedang memfokuskan perhatian pada penyelesaian sejumlah proyek pembangunan yang rata-rata progresnya telah mencapai 80 persen, tersebar di wilayah Ciledug, Losari Jawa Barat, Ketanggungan, hingga Pemalang. Selain itu, ia juga telah menyiapkan lahan seluas sekitar empat hektare di Desa Cimohong untuk pembangunan pondok pesantren, yang tinggal menunggu kelengkapan perizinan agar dapat dibangun sepenuhnya. “Pondok pesantren ini saya wujudkan sebagai tempat mengabdikan sisa usia di hari tua nanti,” tuturnya.

Pengalaman panjang serta rekam jejak yang bersih inilah yang kemudian menjadi dasar pemaparannya demi memberikan inspirasi bagi seluruh peserta yang hadir.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *