Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Rp11,9 Miliar Bangun Kampung Nelayan Merah Putih, Pemkab Brebes Perkuat Langkah Wujudkan Nelayan Sejahtera

IMG 20261020 142502
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Drs. Eko Supriyanto, M.Si., saat memaparkan progres pembangunan KNMP dan berbagai program unggulan sektor perikanan. (Foto: hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES — Sektor kelautan dan perikanan Kabupaten Brebes tengah bertransformasi besar-besaran. Sebuah proyek strategis nasional bernilai lebih dari Rp11,9 miliar sedang dibangun sekaligus di lima desa pesisir, sejalan dengan komitmen kuat Bupati Brebes Hj. Paramitha Widya Kusuma untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui inisiatif unggulan “Brebes Beres” dan program Nelayan Sejahtera.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Brebes, Drs. Eko Supriyanto, M.Si., memaparkan rincian progres dan sejumlah program unggulan yang sedang berjalan dalam wawancara bersama awak media hariandaerah.com, Selasa (20/10/2026).

Program unggulan yang kini menjadi fokus utama adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP). Proyek ini dibangun di lima desa sekaligus yang juga berfungsi sebagai Tempat Pendaratan Ikan (TPI), yaitu Desa Krakahan, Desa Pengaradan, Desa Pulogading, Desa Prapag Lor, dan Desa Kluwut, dengan total anggaran mencapai Rp11.966.230.297.

Berikut rincian progres dan nilai anggarannya per lokasi:

1.Desa Krakahan — Rp1.161.092.998 | Progres fisik: 50% | Pelaksana: CV. Alkomber (Bandung)

2. Desa Pengaradan — Rp2.300.767.437 | Progres fisik: 50% | Pelaksana: CV. Alkomber (Bandung)

3. Desa Pulogading — Rp3.557.948.000 | Progres fisik: 30% | Pelaksana: CV. Jawara Sembilan Belas (Lamongan)

BACA JUGA:  BI Lhokseumawe Gelar Pekan QRIS Nasional 2025, Dorong Percepatan Digitalisasi Pembayaran

4. Desa Prapag Lor — Rp3.124.043.437 | Progres fisik: 10% | Pelaksana: CV. Gama Citra Mandiri

5. Desa Kluwut — Rp1.822.378.425 | Progres fisik: 15% | Pelaksana: CV. Gama Citra Mandiri

Eko menjelaskan, pembangunan KNMP tidak hanya memperbaiki infrastruktur pendaratan ikan, tetapi juga menjadi pusat ekonomi baru yang membuat masyarakat pesisir lebih mandiri dan sejahtera.

Beragamnya program yang berjalan merupakan wujud nyata intervensi dan perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Brebes di bawah kepemimpinan Bupati Paramitha Widya Kusuma. Tahun 2026 ini, Pemkab Brebes secara khusus mengalokasikan program asuransi bagi ribuan nelayan, serta menyalurkan berbagai bantuan sarana dan prasarana untuk mendukung aktivitas dan produktivitas para nelayan di seluruh wilayah Kabupaten Brebes.

Tak berhenti di pembangunan fisik, Pemkab Brebes juga menyiapkan program pendukung berupa Bantuan Budidaya Tematik yang akan tersebar di 15 desa. Khusus jenis budidaya Mini Ras, pelaksanaan dijadwalkan berjalan pada akhir tahun 2026 dan akan dilaksanakan oleh PT. Adhi Karya (Persero) di 15 desa berikut:

Desa Pamijen, Desa Pruwatan, Desa Jatisawit, Desa Kramat, Desa Salem, Desa Bentar, Desa Parereja, Desa Jatibarang Lor, Desa Sawojajar, Desa Pasir Panjang, Desa Karangbandung, Desa Kedungbokor, Desa Manggis, Desa Adisana, dan Desa Kutamendala.

BACA JUGA:  Gempur Rokok Ilegal di Brebes: Edukasi Merambah Desa, Bea Cukai Perketat Jalur Distribusi

Program ini dirancang agar masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan di laut, tetapi juga bisa membudidayakan ikan dengan teknologi yang lebih efisien dan menguntungkan.

Lebih luas lagi, Kabupaten Brebes kini menjadi bagian dari tiga Program Strategis Nasional di sektor kelautan dan pesisir:

• 🌊 Blue Carbon — kerja sama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan UNDP

• 🏖️ Blue Coast — kerja sama KKP dengan IFAD

• 🌊 Giant Sea Wall — program pengendalian abrasi pesisir

“Dengan beragamnya program yang berjalan, baik di atas laut maupun darat, diharapkan sektor perikanan dan kelautan di Kabupaten Brebes dapat berkembang lebih maju, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta menjaga kelestarian lingkungan pesisir secara berkelanjutan,” pungkas Eko Supriyanto.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *