BREBES – Situasi memanas terjadi di SMP Negeri 1 Bumiayu, Kabupaten Brebes. Ruang kepala sekolah disegel oleh para guru sebagai bentuk protes terhadap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Sekolah, yang dinilai arogan dan tidak menciptakan suasana kerja yang harmonis.
Tindakan penyegelan ini memperlihatkan adanya ketidakpuasan mendalam dari dewan guru, yang merasa tidak nyaman dengan kepemimpinan Plt Kepala Sekolah. Kondisi ini diperparah dengan adanya aksi demonstrasi siswa beberapa waktu sebelumnya, menandakan bahwa persoalan internal di sekolah tersebut telah mencapai titik krisis.
Menurut informasi yang dihimpun, penyegelan dilakukan sebagai bentuk protes kolektif terhadap kebijakan dan gaya kepemimpinan Plt Kepala Sekolah Ina Purnamasari, yang dianggap tidak komunikatif dan kerap melakukan intimidasi terhadap guru.
Beberapa sumber menyebutkan, konflik ini berawal dari ketidaksetujuan sejumlah guru terhadap penunjukan Plt Kepala Sekolah, perbedaan pandangan dalam manajemen sekolah, serta potensi gesekan pribadi antara pimpinan dan sebagian tenaga pendidik.
Tokoh aktivis senior Kabupaten Brebes, Trisno Harjo, menilai persoalan ini harus segera ditangani dengan bijak oleh pemerintah daerah agar tidak mengganggu proses belajar mengajar.
“Permasalahan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Bupati Brebes dan Dinas Pendidikan harus segera turun tangan menengahi agar kegiatan belajar di sekolah tetap berjalan normal,” ujar Trisno Harjo kepada hariandaerah.com, Selasa (11/11/2025).
Trisno juga menekankan pentingnya komunikasi dan mediasi untuk meredam ketegangan di lingkungan sekolah, mengingat SMPN 1 Bumiayu merupakan salah satu sekolah unggulan di wilayah selatan Brebes.
“Sekolah adalah tempat mendidik dan menanamkan nilai-nilai karakter, bukan arena konflik internal. Jika dibiarkan, dampaknya akan meluas dan merugikan siswa,” tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Brebes, Caridah, M.Pd., belum memberikan keterangan resmi terkait insiden penyegelan ruang kepala sekolah tersebut, meskipun telah dihubungi oleh awak media.














