BREBES – Pagi hari pukul 07.30 WIB, Kepala Dinas Kesehatan Daerah (Kadinkesda) Kabupaten Brebes, dr. Heru Padmonobo, M.Kes, kembali menunjukan gaya kerja yang selalu dekat dengan masyarakat. Sebelum memimpin kegiatan SPELING atau Dokter Spesialis Keliling di Desa Limbangan, beliau menyempatkan diri meninjau langsung pelayanan di Puskesmas Losari, Sabtu (23/5/2026).
Sesuai kebiasaan, dr. Heru tidak menuju ruang kerja, melainkan langsung turun ke ruang pelayanan untuk menyapa warga yang sedang berobat, mulai dari pasien rawat jalan hingga rawat inap. Beliau mendengarkan secara langsung keluhan, pengalaman, dan harapan masyarakat, seraya memberikan semangat agar mereka segera pulih.
Bagi dr. Heru, pelayanan kesehatan bukan hanya soal keterampilan medis, obat-obatan, atau peralatan lengkap. Lebih dari itu, pelayanan adalah tentang kehadiran, kesediaan mendengar, dan memberi perhatian tulus. Menurutnya, senyum dan sikap ramah sering kali menjadi pengobatan pendukung yang paling menenangkan bagi pasien.
Dari hasil dialog tersebut, sebagian besar pasien menilai pelayanan sudah berjalan baik, tertib, dan ramah. Meski demikian, masih ada catatan penting dari warga, yaitu harapan agar budaya senyum dan sapaan petugas lebih ditingkatkan lagi demi kenyamanan saat berobat.
Mendapatkan masukan itu, dr. Heru langsung mengingatkan seluruh tenaga kesehatan dan staf puskesmas. Beliau menegaskan hal sederhana namun bernilai tinggi ini harus terus dibiasakan dan ditingkatkan sebagai wujud tanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan masyarakat.
SPELING Hadir di Desa Limbangan, Warga Nikmati Layanan Dokter Spesialis Gratis
Setelah memastikan pelayanan di Puskesmas Losari berjalan baik, dr. Heru bergerak ke Balai Desa Limbangan, Kecamatan Losari. Tepat pukul 08.00 WIB, kegiatan SPELING resmi digelar untuk melayani warga secara langsung dan tanpa biaya.
Kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara RSUI Mutiara Bunda, Puskesmas Losari, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Daerah Brebes, serta dukungan Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. Berkat kerja sama ini, warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit besar, karena dapat diperiksa langsung oleh dokter spesialis THT, Kesehatan Jiwa, Kebidanan dan Kandungan (Obgyn), Kesehatan Anak, serta Penyakit Dalam.
“Program SPELING adalah inisiatif Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, agar pelayanan spesialis mendatangi masyarakat. Kali ini RSUI Mutiara Bunda menugaskan lima dokter spesialis untuk warga Desa Limbangan. Selain itu, ada juga program unggulan Bupati Brebes, Hj. Paramitha Widya Kusuma, yaitu Nakes Door To Door, yang mungkin sudah dirasakan langsung oleh warga di rumah masing-masing,” jelas dr. Heru di hadapan masyarakat.
Ia menambahkan, berbagai program seperti Cek Kesehatan Gratis (CKG), SPELING, hingga Nakes Door To Door (NDTD) disusun dengan satu tujuan: menjamin akses kesehatan yang makin mudah, cepat, dan berkualitas, agar derajat kesehatan masyarakat Brebes tetap terjaga dengan baik.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Losari, dr. Ahmad Abid, menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah dari pusat, provinsi, hingga kabupaten. Ia menegaskan pihaknya juga terus menjalankan program Nakes Door To Door agar pelayanan kesehatan benar-benar menyentuh setiap rumah warga.
Hal senada diungkapkan Kepala Desa Limbangan, Siswo, yang sangat mengapresiasi langkah membawa dokter spesialis langsung ke desa. Menurutnya, langkah ini sangat membantu warga, terutama yang memiliki keterbatasan akses maupun biaya berobat ke tempat yang lebih jauh.
“Semoga kehadiran dokter spesialis di Desa Limbangan ini bisa menjamin dan meningkatkan kesehatan masyarakat kami,” ujar Siswo.
Beragam langkah ini semakin mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten Brebes untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang dekat, cepat, dan bermutu bagi seluruh lapisan masyarakat.














