KOTA LANGSA – Dosen Universitas Samudra (Unsam) menggelar pelatihan pembuatan produk minuman telang bagi siswa-siswi Boarding School upaya menumbuhkan minat wirausaha siswa SMA Negeri Unggul Aceh Timur, Rabu (07/08/2024).
Pelatihan wirausaha tersebut dimotori oleh Tim PKM Unsam yang terdiri dari Najihatul Faridy S.Sy M.M dari Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi sebagai Ketua dengan didampingi Chairuddin S.Pd M.S dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP dan Nurliza Lubis SE M.Si dari Prodi Akuntansi sebagai anggota.
Ketua PKM Unsam, Najihatul Faridy S.Sy. M.M mengatakan bahwa pelatihan bagi murid Boarding School SMAN Unggul Aceh Timur ini bertujuan untuk menumbuhkan minat siswa dalam berwirausaha secara mandiri dan sebagai tambahan pengalaman berdikari dalam hal peningkatan ekonomi.
“selain itu, kegiatan penggalakan kewirausahaan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi siswa Boarding School melalui usaha minuman telang pada Selasa (06/08/2024) itu merupakan tugas utama kami sebagai Dosen dalam Pengabdian bagi Masyarakat,” ucapnya.
Najihatul menjelaskan, para siswa diberikan pelatihan bagaimana cara membuat produk minuman telang yang sehat, aman dan higienis dengan panduan langsung Tim PKM sampai mereka benar-benar paham dan mengerti proses dari awal hingga akhir produk tersebut.
“dalam pelatihan ini, Tim PKM juga memberikan perlengkapan alat kerja bagi siswa sebagai mitra untuk memulai pembuatan produk minuman telang,” ungkap dosen muda, Najihatul Faridy kepada wartawan hariandaerah.com.
Sementara itu Kepala Sekolah SMAN Unggul Aceh Timur, Drs Sinarta Purba M.Pd yang diwakili Wakil Kepala Salahuddin S.PdI mengatakan bahwa pelatihan ini sangat baik karena kewurausahaan merupakan salah satu program P5, yaitu Profil Pelajar Pancasila.
“kami sangat bersyukur dengan pelatihan oleh Tim PKM Unsam ini, harapannya para siswa dapat memperoleh ilmu kewirausahaan produk yang tepat sasaran untuk menumbuh kembangkan minat dan kemandirian siswa,” sebutnya.
“semoga para siswa dapat mengikuti pelatihan ini dengan serius dan kedepannya dapat mengembangkan kewirausahaan itu sendiri,” harap Salahuddin mengakhiri.












