Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Indonesia Perkuat Peran Dalam Dunia Maritim Lewat Inovasi Teknologi

indonesia
Workshop on The Maritime Single Window, Indonesia memperkuat dukungan bagi pencalonannya kembali sebagai Anggota Dewan IMO kategori C periode 2024-2025. (Foto: Istimewa)

JAKARTAKementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) sukses menyelenggarakan Workshop on The Maritime Single Window, sebuah upaya yang mendukung Indonesia dalam pencalonan kembali sebagai Anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) kategori C periode 2024-2025. Workshop ini juga bertujuan meningkatkan pertukaran informasi elektronik di pelabuhan dan efisiensi transportasi laut.

Dalam sambutannya, Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Laut, Capt. Antoni Arif Priadi, menekankan pentingnya transportasi laut sebagai urat nadi ekonomi Indonesia. Arus logistik yang lancar dari satu pelabuhan ke pelabuhan lain memiliki dampak positif pada pertumbuhan ekonomi, bahkan dapat menekan disparitas harga hingga 12,18 persen pada tahun 2022.

“Pada tahun ini, Pemerintah terus berupaya menghilangkan hambatan dan melakukan digitalisasi untuk mengurangi biaya logistik untuk meningkatkan kinerja pelabuhan, serta daya saing dengan menerapkan Maritime Single Window (Inaportnet) di 260 pelabuhan di tahun ini yang nantinya akan membuat seluruh pelabuhan di Indonesia terintegrasi penuh dengan Maritime Single Window melalui Inaportnet,” ungkap Capt. Antoni dalam keterangan yang diperoleh pada Rabu (1/11/2023).

BACA JUGA:  DPR RI Dukung Jaksa Agung Tindak Tegas Pejabat Hedonis

Penerapan Maritime Single Window sejalan dengan amandemen Facilitation (FAL) Convention oleh Komite Fasilitasi IMO, yang mengharuskan pertukaran data tunggal di pelabuhan-pelabuhan di seluruh dunia. Amandemen ini akan berlaku mulai 1 Januari 2024 dan mengharuskan pemerintah untuk membangun, memelihara, dan menggunakan sistem satu jendela untuk pertukaran informasi elektronik di pelabuhan.

“Sebagai anggota IMO yang aktif, sudah menjadi kewajiban pemerintah Indonesia untuk mengaplikasikan IMO FAL Convention. Saat ini, Indonesia kembali mencalonkan sebagai Anggota Dewan International Maritime Organization (IMO) Kategori C periode 2024-2025 untuk mewujudkan visi Indonesia menjadi poros maritim dunia,” jelas Antoni.

BACA JUGA:  Caleg DPRD Boyolali Tagih Anggota DPR RI, Muhammad Hatta Dana Saksi Pemilu 2024

Workshop on The Maritime Single Window yang berlangsung dari 31 Oktober hingga 2 November 2023 dihadiri oleh pejabat senior dari 11 negara yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi praktik terbaik dalam membangun sistem Maritime Single Window. Workshop ini juga merupakan upaya Indonesia untuk mendukung negara-negara sahabat yang memerlukan bantuan dalam implementasi Maritime Single Window.

Dengan inovasi teknologi dan komitmen kuat terhadap sektor maritim, Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin dalam dunia maritim global.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *