ASAHAN – Bartle Bogle Hegarty atau yg di singkat BBH mengklaim telah berkerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), sehingga setiap karyawan harus mengeluarkan biaya tambahan yang bervariasi tergantung VIPnya untuk pencairan dana di akunnya BBHnya masing-masing
Sebagaimana diketahui yang terpiblis sebalimnuya, bahwa data akun kerja langsung dipulihkan dan resmi memulai pengawasan penuh oleh Badan Keamanan Siber Nasional Indonesia (BSSN) V1 perlu membayar biaya peraturan Rp100.000, V2 Rp260.000, V3 Rp750.000, V4 Rp1.890.000, V5 Rp5.710.000, V6 Rp15.000.000, V7 Rp20.000.000 dan V8 Rp25.000.000, sedangkan mitra kota perlu membayar biaya pengawasan Rp30.000.000.
Ketika awak media mencoba hubungi asisten BBH pada Senin (26/2/2024) sekira pukul 14.11 Wib dari melalui whatsapp untuk konfirmasi kebenaran BBH bekerjasama dengan BSSN, namun sampai berita ini di terbitkan tidak kunjung ada balasannya dari pihak BBJ.
Sementara, dengan santernya berita bahwa BBH berkerjasama dengan BSSN, reporter hariandaerah.com, mengomfiasi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, Syamsuddin melalui Sekretarisnya, Arbin Tanjung membantah bahwasanya informasi tersebut tidak benar adanya
“Sebab saya sudah berkoordinasi melalui Instagram dengan pihak bssn_ri, itu tidak benar,” tegas Arbin.














