“Anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang, karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri,” kata Jafar.
Para guru, lanjut Jafar, sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadinya Platform Merdeka Mengajar. Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku, sekarang lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka.
Dalam kesempatan tersebut, Jafar berharap momentum Hardiknas bisa menjadi ajang refleksi untuk memastikan keberlangsungan Kurikulum Merdeka.
“Dengan merefleksikan hal-hal yang telah kita lakukan sepanjang tiga tahun terakhir, kita dapat merancang arah perjalanan kita ke depan, guna memastikan keberlangsungan dan keberlanjutan gerakan Merdeka Belajar,” ucap Jafar.














