Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Biaya Pengobatan Tinggi, Pasien Kanker Terpaksa Berhenti Perawatan, Seniman Pantura Turun Tangan !

Solidaritas Tanpa Batas: Seniman Pantura Bantu Pejuang Kanker, Pemerintah Diminta Hadir Lebih Dekat

IMG 20251127 WA0067

Tangerang — Di tengah meningkatnya kasus kanker payudara dan besarnya biaya pengobatan yang harus ditanggung pasien, sekelompok seniman lokal di Tangerang menunjukkan kepedulian yang tak biasa. Melalui wadah bernama Forum Seniman Pantura Peduli Tangerang, mereka menginisiasi penggalangan dana bagi pasien kanker payudara yang tengah berjuang melawan penyakit sekaligus tekanan ekonomi yang kian menjerat.

Gerakan ini muncul dari fenomena yang kerap luput dari perhatian publik, termasuk pemerintah: banyak pasien kanker berasal dari keluarga menengah ke bawah, dan biaya perawatan yang tinggi membuat sebagian dari mereka terpaksa menghentikan pengobatan di tengah jalan.

Forum Seniman Pantura Peduli, yang dibentuk oleh warga dengan latar belakang beragam—ibu rumah tangga, pekerja kantoran, guru, mahasiswa hingga pelaku seni tradisional—hadir sebagai bentuk respons sosial terhadap realitas tersebut.

Kepedulian yang Lahir dari Pengamatan Lapangan

Menurut Damanhuri, salah satu penggagas forum, ide penggalangan dana ini muncul setelah melihat langsung pasien kanker yang kelelahan secara finansial maupun emosional.

“Kami menyaksikan banyak pasien yang harus berjuang sendirian. Mereka tidak hanya menghadapi penyakit, tetapi juga ketidakmampuan membayar perawatan. Dari situlah kami merasa harus bergerak,” tutur Damanhuri melalui keterangannya Kamis  (27/11/2025).

Forum ini kemudian memanfaatkan berbagai kegiatan seni—bazaar, konser amal, donasi online melalui akun Instagram @senimanpantura_05—untuk mengumpulkan dana yang akan disalurkan langsung kepada pasien yang membutuhkan.

BACA JUGA:  Meriahkan HUT RI Ke-79, Dusun ll Banjar Harum 1 Gelar Jalan Sehat dan Senam Bersama

Ibu Siti: Potret Ketahanan dan Keterbatasan

Salah satu penerima bantuan adalah Ibu Siti (inisial), warga Kampung Pisangan 1, Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang. Sejak Maret 2025, ia telah menjalani lima kali kemoterapi di sebuah rumah sakit kanker di Jakarta. Kondisinya mulai membaik, namun ia harus melanjutkan proses perawatan melalui operasi pada 8 Desember 2025.

Masalahnya, biaya operasi dan kebutuhan pasca perawatan masih berada di luar jangkauan kemampuan ekonomi keluarga.

“Kami sudah berusaha, tetapi biaya yang diperlukan sangat besar. Bantuan dari forum ini memberikan sedikit napas bagi kami untuk melanjutkan pengobatan,” ungkap Ibu Siti.

Kisahnya menjadi representasi dari banyak pasien kanker lainnya di Tangerang yang masih berjuang dalam keterbatasan.

Dukungan Akademis dan Harapan Lebih Luas

Aksi Forum Seniman Pantura Peduli juga mendapatkan apresiasi dari kalangan akademisi. Ilfan Hulaesudin Mukti, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Tangerang, menilai inisiatif ini penting sebagai bentuk kepedulian sosial yang perlu diperluas.

“Kanker payudara bukan hanya masalah kesehatan. Ada dimensi sosial dan ekonomi yang perlu perhatian lebih besar. Dukungan masyarakat dan komunitas seperti ini sangat membantu, namun peran pemerintah daerah tetap sangat dibutuhkan,” ujar Ilfan.

BACA JUGA:  Wabup Tangerang Apresiasi Kejurnas Boling Piala Soetopo Jananto di PIK-2

Peran Pemerintah Daerah Dinantikan

Meski gerakan ini mendapat apresiasi publik, kebutuhan nyata para pasien tetap jauh lebih besar dari kemampuan komunitas lokal. Hal itulah yang mendorong forum berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah daerah.

“Kami bergerak sebisanya. Namun untuk membantu lebih banyak pasien, diperlukan dukungan struktural dan kebijakan dari pemerintah daerah,” jelas Damanhuri.

Kondisi ini sekaligus menjadi refleksi: solidaritas warga telah bergerak, tetapi intervensi pemerintah tetap diperlukan agar akses layanan kesehatan lebih terjamin bagi pasien kanker dari kalangan rentan.

Menguatkan Solidaritas Sosial

Dengan segala keterbatasan, Forum Seniman Pantura Peduli Tangerang menjadi contoh nyata bagaimana komunitas kecil mampu memberikan dampak kemanusiaan yang besar. Aksi yang dilakukan bukan sekadar penggalangan dana, tetapi juga pesan moral: bahwa tak seorang pun seharusnya menghadapi sakit berat sendirian.

Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menyalurkan donasi melalui:

Bank BCA – No. Rek: 1082794314 – A/n: Damanhuri
atau menghubungi langsung akun Instagram forum di @senimanpantura_05.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *