Aceh Barat – Kuli tinta yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Jurnalis Aceh Barat (JAB), Kamis (20/10/2022) dikukuhkan. Pelantikan pengurus periode 2022 – 2027 berlangsung aula Bappeda daerah setempat, disertakan dengan diskusi tentang wajah kota Meulaboh di usia ke 434 tahun.
Ketua Umum Sekber JAB, Khaidir Azhar mengatakan, salah satu yang menjadi urgensi organisasi itu ialah untuk mengawal pembangunan daerah, melalui karya jurnalistik yang bersifat kritis, fakta dan data.
”Kita siap menjadi pengawal pemerintah, mengkritisi pemerintah secara berimbang, berdasarkan fakta dan data yang kita temukan di lapangan, bukan membuat opini yang bersifat memihak atau sebab kepentingan tertentu,” ujar Khaidir kepada awak media.
Hadirnya JAB, kata dia, bukan sebagai formalitas lembaga bagi para jurnalis. Tetapi, sebagai corong untuk masyarakat dalam menyampaikan aspirasi secara tidak langsung kepada pemerintah.
Dikatakannya, para jurnalis yang tergabung dalam JAB memiliki kemampuan yang sudah teruji, selain media yang sudah terverifikasi Dewan Pers, para jurnalisnya sebagian besar juga sudah lulus sertifikasi.
”Kepada siapapun, kita sampaikan jika ada yang mengaku sebagai wartawan dan mengancam, maka segera laporkan kepada pihak berwajib. Kehadiran JAB sendiri salah satunya memberantas wartawan abal abal yang meraup keuntungan pribadi,” tegasnya.
Khaidir meminta kepada para Keuchik, Kepala Sekolah dan Dinas, untuk tidak termakan omongan sekelompok orang atau individu yang mengaku sebagai wartawan, untuk menakut nakuti.














