Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Gandeng Polres Brebes, Kepala Desa Sisalam Gelar Edukasi Cegah Remaja Terjerumus Narkoba dan Tawuran

IMG 20260609 WA0001
Idi Fitriadi Kepala Desa Sisalam bersama Kapolsek Wanasari serta KBO Kasat Narokba saat memberikan edukasi pencegahan bahaya narkoba dan tawuran kepada ratusan remaja Desa Sisalam.(Foto dok hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Gagasan inovatif datang dari Kepala Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari, Idi Fitriadi, dalam upaya melindungi generasi mudanya. Menyikapi maraknya peredaran narkoba, tawuran, dan balap liar yang belakangan mengkhawatirkan, pihaknya menggelar kegiatan edukasi dan pencegahan yang melibatkan langsung aparat kepolisian. Kegiatan berlangsung pada Senin (8/6/2026) malam di halaman Kantor Balai Desa Sisalam dan diikuti ratusan remaja setempat.

Kegiatan ini terselenggara berkat koordinasi baik antara Kepala Desa Sisalam dengan jajaran kepolisian. Idi Fitriadi menyampaikan sebelumnya telah berkomunikasi dengan Kapolsek Wanasari, dan gagasan tersebut mendapat sambutan hangat serta dukungan penuh. Bahkan, Polres Brebes turut berpartisipasi aktif dengan mengutus perwakilan dari Satuan Narkoba.

Hadir memberikan materi dan arahan dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Operasi (KBO) Kasat Narkoba Polres Brebes, Yuswi Candra, didampingi Kapolsek Wanasari, Joko W., beserta jajarannya. Idi Fitriadi menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas perhatian dan waktu yang diluangkan untuk memberikan pencerahan kepada para remaja.

“Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Kapolsek Wanasari dan perwakilan Kasat Narkoba Polres Brebes. Semoga ilmu dan penjelasan yang disampaikan dapat menjadi pengingat bagi anak-anak kita agar tidak terjerumus dalam hal-hal merugikan, seperti narkoba, tawuran, maupun balap liar,” ujar Idi.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Sisalam menegaskan pentingnya menjauhi perilaku menyimpang tersebut. Ia mengingatkan para remaja bahwa perbuatan negatif tidak hanya merusak masa depan diri sendiri, tetapi juga dapat mencoreng nama baik keluarga dan desa secara keseluruhan.

BACA JUGA:  Residivis Narkoba Kambuhan Diamankan, Jaringan di Bumiayu Beraksi Lewat Media Sosial

“Saya berpesan, jauhi narkoba, tawuran, dan balap liar. Jika terlibat, nama baik keluarga dan desa kita akan tercemar. Saya berharap kalian berperilaku positif dan memilih pergaulan sehat, karena kalian adalah penerus bangsa dan harapan masa depan desa ini,” tegasnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata menyalurkan energi remaja ke arah yang bermanfaat, Idi Fitriadi menyampaikan janjinya untuk memfasilitasi wadah kegiatan positif.

“Jika semangat dan komitmen ini terjaga serta tidak ada lagi pemuda yang terlibat tindakan melanggar hukum, saya berjanji akan membangun lapangan futsal agar anak-anak memiliki tempat berolahraga dan berkumpul secara sehat. Selain itu, kami juga berencana menggelar pasar malam sebagai sarana hiburan dan penggerak perekonomian warga,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Wanasari menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif pemerintah desa. Menurutnya, ini merupakan pengalaman pertama di mana sebuah desa secara proaktif mengumpulkan remaja untuk kegiatan edukasi pencegahan. Ia bahkan menawarkan agar Desa Sisalam dijadikan percontohan atau pilot project bagi desa lain dalam pembinaan generasi muda.

“Ini hal yang sangat positif dan baru bagi kami. Jarang ada desa yang secara khusus mengumpulkan pemudanya untuk dibekali pengetahuan seperti ini. Kami siap menjadikan Desa Sisalam sebagai percontohan agar desa lain dapat meniru langkah baik ini,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Polres Brebes Gelar Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian, IPDA Siswanto Naik Tingkat

Di sesi terpisah, KBO Kasat Narkoba Polres Brebes, Yuswi Candra, memberikan pemaparan mendalam mengenai bahaya narkoba bagi kesehatan fisik, mental, hingga masa depan hukum seseorang. Ia mengajak seluruh remaja membangun ketahanan diri dan berani menolak segala ajakan yang dapat menjerumuskan ke masalah hukum.

“Pahamilah bahwa narkoba bukan solusi, melainkan pintu menuju kehancuran. Jangan sampai tergoda dan berurusan dengan hukum. Jadilah generasi cerdas, berani berkata tidak pada hal negatif, dan berguna bagi keluarga, desa, serta negara,” pesannya tegas.

Kegiatan ini diharapkan dapat membekali para remaja dengan pengetahuan memadai, sehingga mampu melindungi diri dari pengaruh buruk dan tumbuh menjadi generasi berkarakter, sehat, serta berprestasi.

Salah satu remaja Desa Sisalam, Anto (21), mengaku senang mengikuti acara tersebut dan mendapatkan banyak wawasan baru. Ia juga mengapresiasi langkah Kepala Desa yang peduli melindungi pemuda, sekaligus menilai ini adalah gebrakan luar biasa karena berhasil mengumpulkan ratusan anak muda desa.

 

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *