Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Indonesia Kembali Menguasai Puncak Eksportir Ikan Hias Dunia

indonesia
Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono bersama CEO Kalikan Ardani Yusuf Prawira (kanan) dan Dirjen Pengutan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP Budi Sulistyo (kiri) membuka Festival Ikan Hias Nusantara 2023 di Mall Epiwalk, Jakarta Selatan, Jumat (27/10/2023) (Foto: Istimewa)

JAKARTA – Di tengah sorotan global, Indonesia kembali meneguhkan dominasinya sebagai eksportir ikan hias terkemuka di dunia. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama dengan startup inovatif, Kalikan, telah sukses menggelar Festival Ikan Hias Nusantara 2023.

Acara prestisius ini, yang menjadi bagian dari rangkaian Bulan Bakti Kelautan dan Perikanan untuk memperingati HUT ke-24 KKP, secara resmi dibuka oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, CEO Kalikan, Ardani Yusuf Prawira, dan Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP, Budi Sulistyo di Mall Epiwalk, Jakarta Selatan pada Jumat (27/10/2023).

Menurut Menteri (KP) Trenggono, berdasarkan data International Trade Statistics, pada tahun 2022, nilai ekspor ikan hias Indonesia mencapai USD36,4 juta, yang setara dengan 11,3 persen dari total ekspor ikan hias dunia senilai USD321 juta.

“Berdasarkan data International Trade Statistics, nilai ekspor ikan hias Indonesia 2022 mencapai USD36,4 juta atau 11,3 persen dari total ekspor ikan hias dunia yang mencapai USD321 juta. Nilai ekspor ini mendudukan Indonesia menjadi eksportir ikan hias terbesar ke-2 menggeser posisi Singapura dan Belanda,” ungkap Menteri (KP) Trenggono.

BACA JUGA:  Terbaik Sepanjang 1 Dekade Terakhir, Bank Aceh Raih Peringkat idA+ dari Pefindo

Festival ini bukan hanya sekadar acara, tetapi juga merupakan wadah untuk memperkenalkan kekayaan ikan hias air tawar Indonesia kepada masyarakat. Ini juga menjadi platform pertemuan dan berbagi informasi antara komunitas pecinta ikan hias, pelaku usaha, bahkan investor.

Menanggapi prestasi gemilang ini, CEO Kalikan, Ardani Yusuf Prawira, menyatakan kesiapannya untuk menggelar expo skala internasional di tahun mendatang bersama KKP. Ia bahkan memiliki visi ambisius untuk menjadikan Indonesia sebagai ibu kota ikan hias dunia.

“Kami berharap dengan kolaborasi seperti ini, kita dapat terus mengembangkan dunia ikan hias Indonesia melalui peran UMKM, pembudidaya, dan pelaku usaha semuanya. Dan kami berharap kita bisa menjadikan Indonesia sebagai ibukota ikan hias dunia,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Deklarasi di Tengah Masyarakat, Pemuda Jakarta Ajak Seluruh Generasi Muda Dukung Program Pembangunan

Festival Ikan Hias Nusantara 2023, yang berlangsung hingga 29 Oktober mendatang, diikuti oleh lebih dari 50 pelaku usaha. Mereka berasal dari berbagai sektor, mulai dari pembudidaya ikan hias, pedagang aquascape, hingga usaha jasa logistik. Sebanyak 26 jenis ikan hias dipamerkan, termasuk beberapa yang memiliki status endemik dan bernilai ekonomi tinggi seperti Arwana Super Red, Koi, Koki, Chana, dan Discus.

Keberhasilan ini merupakan bukti nyata dari komitmen KKP dan Kalikan dalam mengembangkan industri ikan hias di Indonesia melalui peran penting UMKM, pembudidaya, dan pelaku usaha. Dengan langkah progresif ini, Indonesia semakin kokoh sebagai pusat perdagangan dan pemerhati ikan hias di dunia.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *