ACEH UTARA – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Utara, H. Fadli, S.Ag., M.Si., menghadiri kegiatan Haflah Akhirussanah siswa-siswi MTsN 4 Aceh Utara yang berlangsung khidmat dan penuh haru. Kegiatan tersebut menjadi momentum apresiasi bagi para siswa yang telah berhasil menghafal Al-Qur’an, mulai dari capaian 1 juz hingga 2 juz.(21/5/26)
Dalam suasana penuh kebanggaan, para orang tua dan guru turut menyaksikan penampilan serta prosesi penghargaan kepada para siswa yang menunjukkan komitmen dalam pendidikan agama sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Aceh Utara menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa yang telah menunjukkan semangat belajar dan kesungguhan dalam menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi harapan besar bagi masa depan umat dan daerah.
“Anak-anak yang hari ini mampu menghafal Al-Qur’an adalah generasi yang harus terus didampingi dan diberikan ruang untuk berkembang. Prestasi ini lahir dari kerja keras siswa, dedikasi para guru, serta dukungan penuh orang tua,” ujar H. Fadli.
Ia juga memberikan penghargaan kepada para guru yang selama ini telah mendidik dan membimbing siswa dengan penuh kesabaran hingga mencapai keberhasilan tersebut.
Lebih lanjut, H. Fadli menegaskan bahwa pendidikan anak tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Menurutnya, keberhasilan pembinaan karakter memerlukan kolaborasi yang kuat antara guru dan wali murid dalam satu visi dan konsep pendidikan.
“Kita harus berjalan bersama. Guru dan orang tua tidak bisa dipisahkan dalam mendidik anak. Terutama untuk menjaga anak-anak kita yang masih berada pada usia belasan tahun agar tetap berada di lingkungan yang positif,” katanya.
Pada kesempatan itu, ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk meningkatkan perhatian terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba yang dinilai semakin mengkhawatirkan di kalangan generasi muda.
“Kita melihat tantangan saat ini sangat nyata. Karena itu, mari bersama-sama menjaga dan mengawasi anak-anak kita agar tidak terpengaruh narkoba. Pendidikan agama, perhatian keluarga, dan lingkungan yang baik menjadi benteng utama bagi mereka,” pesannya.
Penghafal Al-Qur’an sebagai bentuk motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan akhlak mulia di masa mendatang








